Malang Fashion Runway 2019, Suguhkan 112 Desain Busana 39 Designer | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 17 Sep 2019, dibaca : 1227 , halim, linda

MALANG – Malang Fashion Runway (MFR) 2019 akan kembali dihelat pada 21-22 September mendatang di Grand Hall Mall Malang Town Square (Matos). Gelaran akbar tahun ketiga bertema Expression ini akan dimeriahkan oleh 39 designer dari berbagai daerah. Yakni Malang Raya, Surabaya, Jakarta, Solo, Banyuwangi dan lain sebagainya.
Puluhan designer tersebut akan mengenalkan 112 desain busana Trend Fashion 2020 yang dibawakan oleh 32 model. Di MFR 2019 inilah akan ada banyak konsep busana berbeda sesuai karakter dari para designer. Mulai dari konsep casual hingga glamour.
Salah satu designer asal Malang, Belinda Ameliyah mengungkapkan, koleksinya yang akan dibawakan pada MFR 2019 jauh berbeda dari tahun sebelumnya yang mengusung konsep Dyslexia.  "Tahun ini saya akan membawakan koleksi ready to wear deluxe limited, yang terinspirasi dari baju konser Janet Jackson Military outfit era 90an, hanya saja dirancang dalam versi hijab," ujar Belinda.
Koleksi dari Belinda Ameliyah didominasi oleh warna hitam dan biru dongker. Busananya berbahan pleats jersey silver dan scuba hitam serta dilengkapi asesoris military sehingga style bernuansa maskulin feminin.
Pembukaan MFR 2019 nantinya diawali oleh opening act treatical dance dengan tata gerak yang dinamis, ekspresif serta menonjolkan balutan kain berwarna bold. Pada Sabtu (21/9) kegiatan ini dimulai pukul 15.30 dan pada Minggu (22/9) mulai pukul 19.00.
Mall Director Matos, Fifi Trisjanti mengatakan, MFR tahun ketiga ini diharapkan para designer bangga dengan ciri khas daerah masing-masing dengan menuangkannya dalam karya yang dihasilkan. "Meski saat ini banyak mengikuti pola perkambangan yang ada namun jangan meninggalkan ciri khas daerah. Begitupun dengan desainer anak-anak juga harus menyesuaikan usia, make up pun yang tidak terlalu ketat," ujar Fifi.
Selain peragaan busana, MFR 2019 juga akan mendatang guest designer ternama asal Surabaya, Geraldus Sugeng di hari pertama dan Herman Sahara pada hari kedua. MFR 2019 diyakini lebih menarik dengan bertambahnya designer dan model busana yang diperagakan dibandingkan tahun lalu.
Penampilan para model di atas panggung dijamin epik dengan koreografer ternama, Agoeng Soedir Poetra sebagai pengarah fashion parade runway. Tak hanya itu, ada pula kegiatan lainnya seperti AMM Model Search, Beauty Class serta Bazar dari beberapa Desainer.
Marcom Manager Malang Town Square, Sasmitha Rahayu, menambahkan, MFR merupakan event fashion yang digagas sebagai bentuk apresiasi terhadap pesatnya perkembangan fashion di Kota Malang serta mendukung para designer lokal yang memiliki kualitas tidak kalah bagusnya dengan designer level nasional.
"Selain itu, MFR diharapkan dapat mewadahi para designer muda untuk terus berkarya menuangkan ide-ide kreatif dalam berbusana. Dengan tema Expression kami ingin mereka bisa menyampaikan ekspresi dan karakternya melalui karya yang ditampilkan," tutup Sasmitha.(lin/lim)



Loading...