Maksimalkan Laga Pamungkas | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 29 Agu 2019, dibaca : 819 , parijhon, stenly

MALANG – Penggawa Arema FC sudah melupakan kekalahan dari Bali United dan menatap ke pertandingan selanjutnya, melawan PSIS Semarang. Sylvano Comvalius dkk ingin menang di laga terakhir Singo Edan di putaran pertama, dan mendapatkan peringkat yang baik saat jeda kompetisi Liga 1 2019. Arema mematok minimal ada di posisi lima besar ketika putaran pertama berakhir.
“Bagi kami kekalahan itu normal terjadi. Apalagi lawan Bali United atau Madura United dan Persija Jakarta yang merupakan tim besar serta berkualitas. Sekarang, yang paling penting kami memaksimalkan laga home dan menang,” ujar Striker Arema, Sylvano Comvalius.
Saat laga home, dari delapan pertandingan yang sudah dilalui, Arema memenangkan tujuh diantaranya. Satu kekalahan terjadi dari tim peringkat dua, Tira Persikabo. Selebihnya, dari 25 poin yang kini dikumpulkan anak asuh Milomir Seslija itu, 21 diperoleh di kandang sendiri.
Sementara, kekalahan dari Tira Persikabo sudah diganti dengan kemenangan atas Semen Padang di kandang lawan. Arema juga berhasil mencuri satu poin di markas Persija Jakarta.
Menurutnya, Arema harus memaksimalkan laga home dan mengumpulkan banyak poin. Lalu berusaha mendapatkan tambahan poin saat away.
“Kami akan berusaha melakukan yang terbaik yang kami bisa. Tetapi, kami sangat belajar dari laga terakhir melawan Bali United,” ungkapnya.
Dia mengatakan, Arema memang tidak mendapatkan poin. Akan tetapi, mereka memperoleh pelajaran dan menganggap kompetisi masih sangat panjang.
“Sebelum istirahat (jeda kompetisi) kami harus berada pada posisi yang baik di klasemen. Tim papan atas juga akan menghadapi laga susah nanti,” beber dia.
General Manager Arema, Ruddy Widodo pun mengakui hal yang sama. Ia menganggap laga away adalah challenge bagi timnya untuk bisa menang. Sedangkan saat home, mutlak harus dimenangkan oleh tim Singo Edan.
“Kami menargetkan putaran pertama sapu bersih laga home dan bisa mendapatkan tambahan saat away. Bila Semen Padang kami anggap sebagai ganti saat kalah dari Tira Persikabo, maka laga lawan PSIS wajib hukumnya kami menangkan,” terang Ruddy.
Menurutnya, Arema wajib mendapatkan minimal 27 poin dari laga home. Praktis, kini Arema memerlukan kemenangan atas PSIS Semarang dan mengumpulkan 28 poin di putaran pertama. Itu pun Arema masih menyisakan laga tunda melawan PSM Makassar.
Pria asal Madiun itu berhitung, bila menang di semua laga home, setidaknya Arema akan bertaham di lima besar. Peringkat tersebut bakal menjadi modal untuk melakoni putaran kedua dengan lebih baik.
“Kami bisa bersaing di papan atas dengan modal di lima besar. Kalau sekarang lebih baik dari itu, juga lebih bagus,” tambahnya. (ley/jon)



Kamis, 12 Des 2019

Datangkan Hamka, Tetap Keropos

Kamis, 12 Des 2019

Gak Niat Menang!

Minggu, 01 Des 2019

Kemenangan Makin Jauh

Loading...