Malang Post - Makan Uang Koperasi Rp 186 Juta, Ultah di Penjara

Sabtu, 04 April 2020

  Mengikuti :


Makan Uang Koperasi Rp 186 Juta, Ultah di Penjara

Minggu, 29 Sep 2019

MALANG - Susanto Zogik Pristiwa harus merayakan hari ulang tahunnya di balik terali besi. Pria kelahiran 29 September 1988 ini akhir pekan ditangkap Unit Reskrim Polsek Poncokusumo. Dia diamankan karena kasus penipuan dan penggelapan dalam jabatan.
Korbannya adalah Koperasi Karya Tani di Dusun Sumberjambe Desa Jambesari Kecamatan Poncokusumo. Tersangka menggelapkan uang sebesar Rp 186 juta. Uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadinya.
"Tersangka kami tangkap di rumahnya Dusun Nongkosewu Desa Karangnongko Kecamatan Poncokusumo. Ketika kami amankan, dia mengakui perbuatannya," jelas Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto.
Informasi yang diperoleh, tersangka adalah karyawan di Koperasi Karya Tani tersebut. Dia bekerja sejak beberapa tahun lalu. Sebelumnya, tersangka bekerja dengan baik dan sama sekali tidak ada masalah.
Namun sejak enam bulan terakhir, tersangka mulai membuat ulah. Ia tergiur dengan uang milik koperasi, yang kemudian membuatnya mencari cara untuk menggelapkan uang koperasi.
Modus operandinya, tersangka mengajukan pinjaman fiktif. Ada sekitar 300 nama nasabah yang diajukan ke koperasi. Setelah uang cair, oleh tersangka tidak diberikan kepada nasabah namun dipakai sendiri.
Perbuatannya terbongkar, setelah pihak koperasi curiga karena banyak nasabah yang menunggak cicilan. Kemudian, secara diam-diam pihak koperasi menyelidiki dengan mengecek setiap nasabah yang diajukan oleh tersangka.
Ternyata, semua nasabah yang diajukan tersangka fiktif. Lantaran merasa telah dirugikan, akhirnya pihak koperasi melaporkannya ke Polsek Poncokusumo. Berdasarkan laporan itulah, akhirnya polisi mulai menyelidiki dengan meminta keterangan saksi. Setelah cukup bukti, akhirnya polisi menangkap tersangka Susanto di rumahnya.
"Pengakuannya uang hasil penggelapan digunakan untuk keperluan pribadi. Tersangka nekat melakukan penggelapan karena terlilit utang," terangnya.(agp/lim)

Editor : halim
Penulis : agung

  Berita Lainnya





Loading...