Mahasiswi Diperkosa di Mobil di Parkiran Kampus | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 25 Sep 2019, dibaca : 4752 , halim, fino

MALANG – Bener-bener edan pelaku pemerkosaan satu ini. Betapa tidak, sebagai mahasiswa, pelaku nekat memperkosa seorang mahasiswi, pacar temannya sendiri. Yang bikin geleng-geleng, perbuatan bejat itu ia lakukan di dalam mobil korban, di lokasi parkiran Fakultas Hukum kampus ternama di Malang. Siang hari pukul 13.30, saat korban menunggu pacarnya kuliah.  
Pelakunya inisial BE, 22, sementara korbannya, Tulip (nama samara), 18, warga Kebayoran Lama. Korban mengadu ke Polres Malang Kota sore harinya setelah ia diperkosa oleh pelaku.
Dari keterangan yang dihimpun di kepolisian, peristiwa perkosaan ini diklaim terjadi pada 29 Agustus 2019 lalu. Saat kejadian pukul 13.30, korban sedang berada di mobil. Awalnya, korban berada di dalam mobil dan bermain handphone. Dia duduk di dalam mobil karena menunggu pacarnya yang sedang kuliah.
Tak lama, pelaku BE, yang juga teman dari pacarnya, mengetuk kaca mobil yang ditumpanginya. BE meminta korban untuk membuka pintu mobil. Karena merasa kenal dengan pelaku BE, dan tak memiliki prasangka apa-apa, korban membuka pintu dan keluar dari mobil. Dia membiarkan BE masuk ke dalam mobil.
Hanya saja, begitu keluar dari kendaraan, korban ditarik paksa masuk ke dalam mobil lagi oleh pelaku BE. Pintu dan jendela mobil langsung dikunci oleh BE. Setelah itu, pelaku BE memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku BE keluar dan meninggalkan korban di dalam mobil.
Pemerkosaan ini membuat korban tidak terima. Dia menangis dan merasa marah terhadap BE. Tanpa banyak bicara, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota, 29 Agustus, sore harinya. Dalam pemeriksaan SPKT sekaligus demi melancarkan laporannya agar ditindaklanjuti Satreskrim Polres Makota, korban menjalani visum.
Sampai 25 September 2019, Polres Malang Kota masih memproses dan mendalami kasus ini. Termasuk memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui kejadian ini. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya laporan masuk soal kasus pemerkosaan mahasiswi ini.
“Sedang proses penyelidikan, semua berjalan sesuai prosedur,” ungkap Dony. Kapolres Makota juga berjanji akan merilis kasus dugaan pemerkosaan ini untuk memberikan keterangan kepada publik.(fin/lim)



Sabtu, 14 Des 2019

Ngebet Ingin HP, Nekat Mencuri

Jumat, 13 Des 2019

Dua Residivis Curanmor Dibekuk

Loading...