Mahasiswa STIE Kertanegara Malang Tularkan Kreativitas ke Ibu-ibu PKK | Malang Post

Jumat, 15 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 294 , rosida, imam

MALANG - Pengurus PKK RW 01 Kelurahan Tunjungsekar mendapat pelatihan membuat souvenir dari para mahasiswa STIE Kertanegara Malang. Beberapa hari yang lalu, para ketua PKK dari RT 1 hingga RT 11 mengikuti acara pelatihan tersebut di Balai RW 01 Tunjungsekar.
Mereka diajarkan cara membuat hantaran lamaran dan mahar yang biasa dibawa oleh calon pengantin pria untuk calon mempelai wanita. Selama kurang lebih tiga jam, ibu-ibu PKK dilatih membuat bingkisan seserahan yang dihias dari uang. Selain itu mereka juga belajar membuat bingkisan menyerupai boneka atau binatang dari kain  dan sejenisnya.
Pelatihan ini mendapat respon yang cukup tinggi dari pengurus PKK. Selain karena manfaatnya yang cukup besar, membuat keterampilan atau kerajinan tangan merupakan kesenangan perempuan.
Ketua PKK RW 01 Tunjungsekar, Welly Maha Hesti, mengaku senang anggotanya mendapat kesempatan latihan dari mahasiswa STIE Kertanegara Malang. Menurutnya, keterampilan yang didapat dari pelatihan tersebut bisa dikembangkan untuk kebutuhan keluarga ketika ada acara lamaran atau pernikahan.
“Jadi tidak perlu lagi memesan untuk bahan seserahan, karena sudah bisa membuat sendiri,” katanya.
Bahkan kata dia, kalau keterampilan tersebut bisa dikembangkan ibu-ibu PKK RW 01 bisa membuka usaha. Keterampilan yang didapat dari para mahasiswa kreatif tersebut menjadi modal penting untuk membuka usaha rumahan.
“Kan lumayan kalau bisa membuka pesanan, hasilnya bisa buat tambahan pendapatan keluarga,” imbuhnya.  
Materi pelatihan oleh para mahasiswa dapat dengan mudah dipahami oleh para peserta. Terbukti mereka berhasil membuat beberapa rangkaian pigura yang berisi hiasan uang. Ada yang meyerupai bunga, angsa, boneka dan lain-lain.
Pelatihan yang digelar oleh mahasiswa STIE Kertanegara ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Usaha (KKU) 2019. Kegiatan KKU sendiri telah dimulai sejak 27 Oktober 2019 lalu, bertempat di RW 01 Kelurahan Tunjungsekar. KKU 2019 diikuti lebih dari 50 mahasiswa dan dibagi menjadi dua kelompok.  
Ketua KKU Kelompok 1, Septian Adi Nugroho mengatakan, pelatihan keterampilan untuk Pengurus PKK RW 01 Kelurahan Tunjungsekar merupakan inisiatif para mahasiswa. Sebelumnya para mahasiswa menawarkan lebih dulu ide mereka untuk memberikan pelatihan tersebut. Tujuannya untuk memberdayakan pengurus dan anggota PKK setempat agar terampil dan membuka peluang usaha. “Alhamdulillah disambut baik oleh pengurus PKK, dan pesertanya sangat antusias, bahkan mereka meminta pada kami untuk mengadakan pelatihan lagi,” katanya.
Masa KKU tahun 2019 STIE Kertanegara Malang akan berakhir, hari ini (9/11/19). Di hari terakhir KKU, para mahasiswa berencana akan mengadakan pelatihan manajemen keuangan dan digital marketing untuk para pelaku UMKM dan warga setempat.  
Selain itu, juga akan dilaksanakan penghijauan oleh jajaran pimpinan STIE Kertanegara Malang, camat Lowokwaru dan Kepala Kelurahan Tunjungsekar. Sekitar 150 bibit pohon dari jenis buah, sayur dan tanaman toga, renacananya akan ditanam pada hari ini.
“Ini termasuk program pemberdayaan lingkungan, agar warga memiliki perhatian terhadap lingkungan mereka dan mampu memanfaatkan lahan kosong,” ujar Purwanto, Ketua KKU Kelompok 2. (imm/sir/oci)



Loading...