Mahasiswa FH Diajak Melek Pemilu | Malang POST

Jumat, 28 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Mahasiswa FH Diajak Melek Pemilu

Selasa, 10 Des 2019,

MALANG - Senat Mahasiswa dan Fakultas Hukum Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kuliah umum tentang pemilu dan hak konstitusi. Kuliah umum dihadiri oleh ketua Bawaslu Kota Malang yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 260 mahasiswa Hukum dan PPKN hadir mengikuti kuliah tersebut dengan penuh antusias.

Dekan Fakultas Hukum Unikama Dr. Suciati, SH. M. Hum., mengatakan kuliah umum telah menjadi program kerja Fakultas Hukum, termasuk proker dari senat  mahasiswa fakultas. Tujuannya untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa hukum dan PPKN tentang peran dari pada Bawaslu.

 “Para mahasiswa harus mengerti tugas dari badan pengawas pemilu khususnya yang ada di Kota Malang,” katanya.

Kuliah umum tentang pemilu baru kali pertama digelar oleh Unikama. Suci berharap kegiatan tersebut menjadi embrio untuk mewujudkan kerjasama yang lebih baik antara Unikama dan Bawaslu Kota Malang.

 “Kami juga melakukan penandatanganan MoU antara Bawaslu dan Rektorat sehingga mulai tahun 2020 hingga lima tahun ke depan ada kerjasama yang lebih baik, misalnya berupa sekolah pemilu, seminar dan lain-lain,” tuturnya.

Suci berharap usai mengikuti kuliah tamu tentang pemilu dan hak konstitusi wawasan mahasiswa semakin luas tentang pemilu dan hak konstitusi.  Tidak hanya itu, pengetahuan mahasiswa diimbangi dengan sikap konkret yang menunjukkan pengetahuan yang tinggi akan konstitusi. "Nantinya mereka ikut terjun mengawasi jalannya pemilu dan pilkada, serta bisa terlibat langsung dalam pelaksanaannya," kata dia. 

Ia menambahkan hal lain yang perlu diketahui mahasiswa tentang tugas bawaslu adalah netralitas dalam pelaksanaan pemilu atau pilkada. Permasalahan yang berpotensi menyebabkan konflik ditengah masyarakat karena perbedaan kandidat juga menjadi tugas bawaslu untuk berupaya ikut meredam. Sehingga konflik tidak sampai membesar dan tidak terjadi perseteruan. "Termasuk berupaya mengamankan file-file penting dalam proses pemilu hingga mencegah terjadinya money politic," tukasnya. 

Ketua Panitia, Feti Rahmati menuturkan,  latar belakang digelarnya kuliah umum tentang pemilu dan hak konstitusi, karena fenomena kampanye hitam yang terjadi saat Pemilu yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Atas dasar itulah maka Fakultas Dan Senat Mahasiswa Hukum berinisiatif menggelar kuliah umum yang mendatangkan ketua Bawaslu.

"Tujuannya agar mahasiswa tidak gampang terprovokasi, dan bersikap kritis terhadap fenomena sosial dan politik," terang mahasiswa Semester 5 Fakultas Hukum ini.  (imm/oci)

Editor : Rosida
Penulis : Imam

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...