Mahasiswa FEB Unisma Dibekali Para Profesional - Malang Post

Rabu, 20 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 16 Okt 2019, dibaca : 492 , rosida, mp

MALANG - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) memiliki program unggulan bernama Pendidikan Etika Pengembangan Diri. Program Unggulan FEB Unisma ini bertujuan untuk mempersiapkan calon lulusan dalam menghadapi dunia Kerja.
 “Semua narasumbernya adalah para  praktisi yang expert bidang Human Resorces Development,” ungkap Dekan FEB Unisma, Nur Diana SE, Msi dalam sambutannya.
Ia menyampaikan, kegiatan dikemas dalam bentuk workshop, seminar, CEO Talk, praktik wawancara, ujian psychotest. Diana menegaskan, program ini juga dalam rangka mempersiapkan calon  lulusan. Selain itu, sebagai upaya pencapaian kinerja FEB Unisma dan kerja sama dengan beberapa lembaga mitra. Kerja sama diantaranya dengan First Brand, Lembaga Psikologi Pesona Sanubari, Indonesia Leadership LED Consultant dan lembaga mitra lainnya.   
Opening Seminar digelar dengan mengusung tema "Personal Development dan Meraih Karir Ideal Era Revolusi Industri 4.0". Materi dikemas sangat menarik yang sangat berbeda dengan pembelajaran di dalam kelas. Sebagai pemateri merupakan expert berpengalaman dalam bidang Human Resource Development sebagai consultant, assessor, trainer di beberapa lembaga personal development maupun perusahaan.
Menurut Diana, Pendidikan Etika Pengembangan Diri ini merupakan Implementasi dari bimbingan karir yang ada di FEB Unisma. Apalagi Era 4.0  yang menuntut lulusan harus siap menghadapi segala perubahan. Output dari FEB Unisma diharapkan memiliki tiga ciri yang harus dituju yaitu character, inovatif dan super smart.
Untuk mencapai hal tersebut FEB Unisma sebagai salah satu fakultas yang paling diminati oleh masyarakat melakukan berbagai terobosan agar lulusannya siap bersaing dalam industri 4.0. Strateginya diantaranya kelembagaan FEB,  kurikulum, research, learning methods dan funding diarahkan berbasis education 4.0.
“Sehingga lulusan kita harapkan mampu menerapkan, memanage dan mengembangan disruptive technology. Imbangan untuk mengadaptasi hal tersebut melalui pendidikan etika pengembangan diri agar mereka mampu adaptif dan melakukan learning by doing sepanjang masa,” pungkasnya.
Kegiatan Pendidikan Etika Pengembagan Diri ini diikuti sebanyak 950 mahasiswa FEB Unisma berasal dari program studi S1 Manajemen dan Prodi S-1 Akuntansi. Melihat padatnya materi dan pemateri yang berasal dari profesional yang berbeda-beda, diharapkan calon lulusan mendapatkan value yang tidak didapatkan dalam pembelajaran di kelas. (oci/red)



Loading...