Mahasiswa dan Polisi Salat Gaib Bersama | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Mahasiswa dan Polisi Salat Gaib Bersama

Selasa, 01 Okt 2019,

MALANG - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam PC PMII Kabupaten Malang menggelar salat gaib di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen, Senin (30/9) sore. Salat gaib berjamaah itu selain diikuti mahasiswa, juga masyarakat sekitar dan polisi, termasuk Kapolres Malang dan beberapa pejabat utama Polres Malang.
Baha'udin Hamzah, Koordinasi PC PMII Kabupaten Malang, mengatakan kegiatan salat gaib berjamaah itu dilakukan karena ikut berduka cita, terkait meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, saat menyuarakan aspirasi masyarakat.
"Dari PC PMII Kabupaten Malang, kami melakukan evaluasi kinerja kepolisian terkait kejadian yang dialami sahabat kami di Sulawesi Tenggara. Evaluasi dengan menggelar salat gaib serta dialog, supaya Kabupaten Malang bisa menjadi contoh di wilayah lain," ungkap Baha'udin Hamzah.
Selain itu, PC PMII Kabupaten Malang menginginkan Polres Malang bisa menyampaikan aspirasinya sampai ke Mabes Polri. Tuntutannya, supaya pelaku penganiayaan terhadap dua mahasiswa bisa dicopot dan diproses sesuai hukum yang berlaku. "Kalau memang peristiwa di Sultra (Sulawesi Tenggara), dilakukan oleh oknum polisi, kami meminta Polres Malang bisa menyampaikan ke Mabes Polri, supaya pelakunya bisa diproses sesuai hukum," tegas Baha'udin.
Kegiatan salat gaib berjamaah dilakukan setelah salat Ashar. Kemudian dilanjut dengan pembacaraan tahlil, serta penyerahan bunga kepada Kapolres Malang dan masyarakat.
Terpisah, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, mengatakan salat gaib dilakukan karena kewajiban sebagai sesama muslim, yang harus saling mendoakan ketika ada teman atau sahabat berpulang.
Selain itu, sebagai bentuk wujud solidaritas rasa turut belasungkawa. "Kegiatan salat gaib dan tahlil bersama ini juga lebih produktif dibandingkan dengan melakukan aksi. Selain bisa menjadi contoh di tempat lain, melalui dialog apa yang diaspirasikan serta disepakati bisa lebih diterima," terang Ujung.
Hasil dari dialog tersebut, lanjut Ujung, akan disampaikan ke pimpinan Polri. Tuntutan PC PMII Kabupaten Malang, yang meminta peristiwa di Sulawesi Tenggara diusut tuntas, sudah sejalan dengan Kapolri. Bahkan, Kapolri telah membentuk tim untuk menyelidiki dengan dipimpin langsung Wakapolri.
"Tim ini untuk melihat apa yang terjadi, sekaligus mencari tahu siapa pelakunya. Siapapun pelakunya, Kapolri berjanji untuk menindak tegas sesuai hukum. Sekali pun pelakunya adalah anggota Polri. Sekarang ini, tim sudah bekerja menyelidiki pelaku serta mengungkap apa motifnya," pungkas Ujung. (agp/udi)

Editor : udi
Penulis : agung

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...