Ma had Sabilillah Malang, Program Menyenangkan Santri Pun Betah | Malang POST

Senin, 24 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Ma had Sabilillah Malang, Program Menyenangkan Santri Pun Betah

Senin, 27 Jan 2020,

MALANG - Memasuki era teknologi dan revolusi industri 4.0 berbagai perubahan terjadi dengan sangat dinamis, bahkan cenderung disruptif. Segalanya berubah dengan cepat, bahkan dengan skala menit atau detik. Kemajuan teknologi menggiring manusia untuk mengetahui banyak hal. Tentunya dengan segala faslitas yang ada saat ini.
Di sisi lain, era teknologi mengancam pondasi karakter yang mati-matian ditanamkan pada diri anak selama bertahun-tahun di sekolah. Tidak sedikit yang runtuh, karena pilihan lingkungan pendidikan yang tidak tepat.
Maka pesantren atau ma’had menjadi solusi bagi pendidikan anak pada kondisi seperti saat ini. Bahkan bisa dikatakan solusi satu-satunya. Karena tidak mungkin orang tua selalu bisa mengawal dan mendampingi anak-anak mereka sepanjang waktu. Apalagi dengan kondisi pekerjaan yang padat dan kesibukan tingkat tinggi.
Terlebih untuk anak usia SMA, yang cenderung menginginkan kebebasan dalam hidupnya. Kalau tidak ada kontrol yang tepat maka pergaulannya akan berlebihan. Oleh karena itu, SMA Islam Sabilillah Malang menawarkan pada masyarakat sistem pendidikan berbasis ma’had. Sehingga nama sekolah ini pun menjadi SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School. Karena dibawah naungan sekolah, program Ma’had Sabilillah terintegrasi dengan SMA Islam Sabilillah.
Pengasuh Ma’had Sabilillah Anwar Fatah, S.Ag., M.Pd, mengatakan, Ma’had Sabilillah tidak seperti pesantren yang dikenal masyarakat pada umumnya. Meskipun dengan intensitas program keislaman yang tinggi, Ma’had Sabilillah tidak melupakan unsur-unsur keteknologian.
Santri ma’had ini diperbolehkan membawa handphone atau laptop. Sebagai sarana penunjang pembelajaran santri. “Tapi penggunaannya tetap dibatasi, untuk handphone hanya boleh menggunakan satu jam saja pada sore hari, setelahnya harus kembali dikumpulkan dan diabsen,” katanya.
Dari sisi penegakan disiplin pun Ma’had Sabilillah menjamin bersih dari kekerasan maupun perpeloncoan, yang dianggap dapat mengkerdilkan mental santri. Aturan ditegakkan dengan berbasis keagamaan. “Santri yang melanggar aturan akan mendapatkan sanksi dengan membaca dan menghafal Alquran sehingga lebih mendidik dan semakin mendekatkan santri pada agama,” terang Anwar.
Sejak awal berdirinya Ma’had Sabilillah hadir dengan komitmen pesantren ramah santri. Komitmen itu pun terjaga hingga saat ini. Sehingga wajar jika para santri menjadi betah dan kerasan di ma’had. Ditambah lagi program kegiatannya yang menyenangkan bagi santri.
Anwar menuturkan, ukuran menyenangkan bagi santri usia SMA seperti yang dipaparkannya, yaitu tentang penggunaan fasilitas taknologi. “Dengan begitu tidak ada ceritanya santri Ma’had Sabilillah yang kuper (kurang pergaulan) atau gagap teknologi, meskipun tetap dalam pengawasan agar tidak mengganggu kegiatan belajar dan ibadah,” kata dia.
Ia melanjutkan, masuk ma’had atau pesantren bukan perkara yang mudah. Terlebih di era saat ini. Kemauan masuk ma’had tidak cukup dari anak atau santri saja. Harus ada dukungan dan motivasi orang tua.
Maka dari itu, santri Ma’had Sabilillah boleh dikunjungi orang tua dua minggu sekali. “Bahkan boleh diajak pulang satu bulan sekali. Dengan syarat harus dijemput, baik yang putra atau yang putri,” ujarnya.
Meskipun demikian, jadwal kunjungan dan jadwal pulang santri putra dan putri tidak bersamaan. Minggu pertama orang tua menjenguk santri putra dan minggu kedua khusus santri putri. Sedangkan minggu ketiga jadwal pulang santri putri dan minggu keempat untuk putra.
Adapun fasilitas, Ma’had Sabilillah terbilang sangat berbeda dengan pesantren lain. Di Ma’had ini, bahkan ada kolam renangnya sebagai sarana santri berolah raga. Selain itu, sekali dalam setahun Ma’had Sabilillah ada program rihlah ruhaniyah. “Di program ini para santri diajak untuk berkunjung dan melakukan kajian di beberapa tempat bernilai historis Islam,” tutupnya.  (imm/sir/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Imam Wahyudi

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...