Malang Post - M Ikhsan Pertama Kali Merantau

Senin, 30 Maret 2020

  Mengikuti :


M Ikhsan Pertama Kali Merantau

Sabtu, 29 Feb 2020

MALANG - M Ikhsan mengaku siap memberikan yang terbaik untuk Arema FC paska dipinjamkan oleh Borneo FC. Pemuda 20 tahun itu bakal menjalankan instruksi pelatih Singo Edan, Mario Gomez sebaik mungkin. Sebab, dia merasa Gomez bisa memberinya kesempatan untuk berkembang.
Pasalnya, Ikhsan yang mulai diperhitungkan sebagai pemain muda berbakat sejak dilatih Gomez musim lalu di Borneo FC, menyadari dirinya tak masuk skema dari Edson Tavarez. Sehingga, tawaran dari Arema untuk loan transfer diterima dengan baik. Apalagi, Ikhsan belum dilirik pelatih Borneo FC.
“Saya dapat kabar mau dipinjamkan, dari pelatih Edson Tavarez, saya gak masuk skema. Arema hubungi mau pinjam saja, saya lihat pelatih Gomez yang sudah pernah ngelatih saya. Akhirnya saya ke sini,” kata Ikhsan kepada wartawan di lapangan Agrowisata Batu, Kamis sore (27/2).


Dia menyadari, tugasnya di Arema tidak ringan. Ikhsan merasakan sendiri bagaimana sosok Gomez saat menjadi pelatih kepala di Borneo FC musim lalu. Gomez menuntut pemainnya untuk rajin dan kerja keras di lapangan. Pemain yang bekerja keras dan tidak malas, adalah favorit dari pelatih asal Argentina ini.
“Kemauan Gomez adalah pemain bekerja keras di lapangan dan disiplin. Karena itu, saya akan berikan yang terbaik dalam latihan,” ujar Ikhsan.


Dia menyebut, sosok Gomez menghargai talenta dan kerja keras. Selama pemain tersebut bisa memenuhi keinginan dan standar Gomez, posisi dan starting line up bukan hal yang mustahil.
Karena itu pula, ketika disinggung soal kesempatannya bersaing dalam starting line up, Ikhsan mengaku tidak gentar. Karena, menurutnya, Gomez merupakan pelatih yang tipikalnya menghargai kerja keras pemain yang bisa memenuhi keinginan teknis, taktik maupun strategi yang sudah ditentukan.
“Kesempatan itu ada, tinggal bagaimana dari diri sendiri saja, apakah mau bekerja keras atau tidak. Saya siap kerja keras, dan pasti ada kesempatan untuk dipasang,” ujar Ikhsan.


Selain memenuhi tuntutan profesional sebagai pemain sepakbola, Ikhsan juga harus beradaptasi dengan lingkungan baru di Malang. Karena, sebelum ini, Ikhsan tidak pernah merantau ke klub di luar Kalimantan. Borneo FC juga menjadi klub yang memunculkannya sebagai pemain profesional.


Ikhsan menyadari bahwa adaptasi di tempat baru tidak pernah mudah. Namun, dengan semangat untuk kelangsungan karir profesionalnya, ia meninggalkan tanah kelahirannya.
“Ini pertama merantau. Rasanya sedih pamitan orangtua. Tapi dari orangtua, ini demi karir saya ke depan. Tujuan saya, ya untuk membanggakan orangtua dan tanah kelahiran,” terang pemain yang masih dikontrak oleh Borneo FC sampai 2022 itu.(fin/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Fino Yudistira

  Berita Lainnya





Loading...