Lulusan Terbukti Lebih Cepat Kerja | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 27 Sep 2019, dibaca : 3528 , rosida, adv

MALANG -  Mahasiswa yang kreatif dan inovatif dituntut untuk senantiasa memanfaatkan kepandaiannya untuk hal-hal yang produktif, sebagai bentuk kontribusi terhadap kemajuan bangsa. Salah satu cara yang bisa dilakukan tidak hanya belajar di kampus untuk menguasai kompetensi hard skill saja, akan tetapi kiprah nyata mereka akan terlihat apabila mereka memiliki prestasi di luar bidang akademisnya.
“PROBIS UM dan Diklat SUZUKI UM merupakan lembaga pendidikan profesi satu dan dua tahun non gelar yang memiliki beberapa program studi yang mendukung dan mendorong semua peserta didiknya  untuk dapat berprestasi dan berkiprah dalam bidang akademis dan non akademis,” ungkap Kepala Divisi Diklat UM Dr. Rustanto Rahardi, M. Si.
Beragam prestasi non akademis yang sangat membanggakan berhasil diraih mahasiswa PROBIS UM . Mereka adalah Aldi Setya Pratama dan Tauqit Mukhlis Diansyah dari Program Studi Sekretaris, Public Relation & Digital Marketing  (SPM) terpilih sebagai Finalis Duta Pemuda Kota Malang Tahun 2019. Fahdiyah Maulidha Khasanah dari Program Studi Sekretaris, Public Relation & Digital Marketing  (SPM) merupakan Duta Cak & Ning Kota Pasuruan serta Duta Batik di Tingkat Provinsi Jawa Timur. Mahasiswa Desain Grafis Multimedia Angkatan 2017 menghasilkan sebuah produksi film pendek “Sekar Anjani”. Karyanya diikutsertakan dalam festival film indie dan sudah mendapatkan tawaran untuk release di beberapa kota. Selain itu, hampir sebagian besar lulusan Diklat SUZUKI UM diterima kerja sebelum wisuda.
Proses pembelajaran yang diselenggarakan, kata dia, mengakomodir kebutuhan pasar dunia kerja dan perkembangan zaman atau  berdasarkan supply and demand. Kurikulum pembelajarannya dikemas berdasarkan kompetensi dan keterampilan khusus (hardskill), pembelajaran dengan berbasis pendidikan karakter agar peserta didik memiliki kepribadian yang positif  dan mampu beradaptasi di berbagai lingkungan (Softskill).
     Pembelajaran, lanjutnya, diselenggarakan dengan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak baik dari DUDI maupun instansi dan jejaring komunitas yang relevan dengan bidang studi yang dipelajari di masing-masing Prodi.  PROBIS UM dan Diklat SUZUKI UM dapat melahirkan lulusan yang lebih siap mental, memiliki pengetahuan luas dan keterampilan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada dilapangan.
    PROBIS UM dan Diklat SUZUKI UM juga membekali peserta didiknya  dengan kemampuan untuk berwirausaha secara mandiri. Materi pembelajaran enterpreneurship dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran. Sudah terbukti banyak lulusannya yang sudah sukses  memiliki usaha sendiri diberbagai bidang.
“Mengapa lulusan PROBIS UM dan Diklat SUZUKI UM terbukti banyak yang lebih cepat terserap di dunia kerja dan usaha, karena dengan waktu belajar yang singkat dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” urainya.
Oleh karena, lanjutnya, lulusan SMA/SMK/ MA  yang ingin cepat kerja jangan ragu untuk memilih PROBIS UM dan Diklat SUZUKI UM sebagai tempat untuk menimba ilmu.
Hari ini, Sabtu, (28/9/19), bertempat di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, PROBIS UM dan Diklat SUZUKI UM kembali akan menyelenggarakan acara tahunan Wisuda bagi peserta didiknya. Wisuda tahun akademik 2018/2019 kali ini meluluskan 307 orang peserta didik dari beberapa  program studi yang ada. Acara wisuda kali ini juga  bersamaan dengan penerimaan peserta didik baru angkatan 2019/2020  sejumlah 230 orang. (oci/adv)



Minggu, 03 Nov 2019

KerabaTani, Aplikasi untuk Petani

Kamis, 17 Okt 2019

Ulas Tuntas Sejarah Keramik

Loading...