Lomba Budaya Nusantara SMAK Frateran - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 15 Okt 2019, dibaca : 285 , rosida, imam

MALANG - Sebuah ajang perlombaan seni budaya akan segera hadir di Kota Malang. Namanya Pesona Budaya Nusantara yang dilaksanakan, (2/11/19). Event spektakuler yang akan digelar oleh SMAK Farteran tersebut akan menyajikan berbagai warna kesenian dan budaya tanah air.
Pihak panitia memastikan kegiatan tersebut akan terlaksana dengan meriah. Pasalnya keberagaman dan kekayaan budaya nusantara akan dipamerkan oleh siswa-siswi SMAK Frateran dalam sebuah pameran dan fashion show.
Ketua Pelaksana Th. Sri wahyuni, M.Pd., mengatakan kegiatan Pesona Budaya Nusantara akan dimeriahkan dengan beberapa perlombaan. Ada dua macam lomba, yakni lomba yang melibatkan pihak eksternal dan lomba internal SMAK Frateran. Lomba eksternal diikuti oleh siswa-siswi SMP se derajad tingkat Malang Raya. Dengan dua mata lomba yakni lomba tari tradisional malangan dan musikalisasi puisi.
“Karena ternyata tari Malangan tidak hanya topeng, tapi jenisnya banyak. Menurut kami itu sangat keren dan harus diketahui oleh anak-anak,” ucapnya.
Jumlah peserta dalam satu grup lomba tari tradisional dibatasi tujuh sampai sembilan orang. Sedangkan untuk musikalisasi puisi, mulai lima sampai tujuh orang. Untuk jumlah tim perserta dibatasi oleh panitia, mulai 12 sampai 16 tim saja. “Oleh karena itu, kami imbau kepada para peserta untuk segara melakukan pendaftaran,” tegasnya.
Adapun lomba untuk siswa SMAK Frateran sendiri adalah lomba stan budaya. Jumlah stan yang dilombakan sebanyak 12 stan budaya sejumlah kelas di SMAK Frateran.  Stan budaya yang dipamerkan harus memiliki beberapa kriteria. Antara lain ada sepasang siswa dan siswa yang menjadi ikon budaya yang diangkat. Selanjutnya sepasang siswa tersebut akan mengikuti lomba fashion busana adat daerah.
Selain itu di stan budaya ada madding dua dimensi dan ikon tiga dimensi sebagai cirri khas daerah yang ditampilkan. Siswa juga memamerkan kuliner tradisional khas daerah nusantara.
“Target kami dari stan tersebut banyak pengetahuan yang bisa digali tentang budaya nusantara,” ungkap Yuni.
Stan-stan budaya telah ditentukan dengan cara dilotere. Budaya yang akan ditampilkan yaitu budaya Jawa, Sumatera, Batak, Betawi, Bali dan lain-lain. “Saat ini kami dan anak-anak sedang mempersiapkan itu semua,” tukasnya.
Selain 12 stan budaya oleh siswa SMAK Frateran, rencananya juga ada satu stan tambahan yang mengangkat tema atau ikon Kota Malang.
“Ada stan lagi tentang topeng malangan, yang akan dihadirkan oleh praktisi seni malangan,” tambahnya.
Yuni menuturkan, kegiatan Pesona Budaya Nusantara sebenarnya merupakan pengganti dari kegiatan Frateran Competition yang biasanya digelar Februari. Namun karena di Februari mendatang banyak agenda di SMAK Frateran, maka kegiatan dimajukan pada November.
“Tapi kita tidak mungkin menggelar Fraco dua kali dalam setahun, maka kita ganti dengan Pesona Budaya Nusantara dalam rangka Bulan Bahasa,” pungkasnya. (imm/oci)



Loading...