Lolos Uji Seleksi, Empat Kabag Dapat Promosi Jabatan | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 30 Sep 2019, dibaca : 3339 , parijon, amanda

MALANG – Memasuki triwulan keempat tahun ini, Wali Kota Malang Sutiaji melakukan promosi jabatan bagi empat kepala organisasi perangkat daerah. Mereka lolos dalam uji seleksi terbuka yang dibuka Pemkot Malang beberapa waktu lalu. Senin (30/9), wali kota melantik empat pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Sidang Balai Kota Malang.
Keempat pejabat yang dilantik, Dwi Rahayu yang semula sebagai Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Malang mendapat jabatan baru sebagai kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Barenlitbang). Ali Muryato yang semula menjabat kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mendapat jabatan baru kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Suwarjana yang semula kepala Bagian Umum menjadi kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang. Serta Rinawati kepala Bagian Pengembangan Perekonomian mendapat jabatan baru sebagai kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.
"Sebenarnya, Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) kita yang kosong ada 10. Empat diantaranya kami lantik hari ini. Sisanya, menunggu proses perampingan OPD," kata Sutiaji.
Dijelaskannya, nantinya dari 34 OPD yang ada akan dirampingkan menjadi 28 OPD baru sesuai dengan peraturan Pemkot Malang yang baru. "Ketika dikalkulasi, perampingan tersebut mampu mengefektifkan anggaran senilai Rp 62 miliar. Itu baru efektivitas, belum efisiensi," jelas pria berkacamata ini.
Untuk jabatan yang ditinggalkan empat pejabat itu, menurutnya akan digantikan dengan Pelaksana Tugas (Plt). "Masing-masing dari mereka masih meneruskan, seperti organisasi. Sambil memgawal, sambil kita cari secepatnya," tegas dia.
Dengan dilantiknya empat Kepala OPD tersebut, artinya 28 kepala OPD sudah lengkap "Sekitar akhir Desember atau awal Januari, nanti akan kami lantik kembali. Sebab, banyak nomenklatur yang sudah berubah. Nanti akan diketahui semuanya, tidak menutup kemungkinan, kepala OPD yang sudah menjabat selama 2 tahun akan dilakukan pergeseran," tandas dia. (tea/aim)



Loading...