Malang Post - Liverpool Ulang Memori Manis

Rabu, 08 April 2020

  Mengikuti :


Liverpool Ulang Memori Manis

Senin, 17 Feb 2020

MADRID - Juara bertahan Liverpool akan menghadapi tuan rumah Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Rabu (19/2/2020). The Reds akan kembali ke Wanda Metropolitano, stadion di mana musim lalu mereka menjadi juara.

Di final musim lalu, di tempat ini, Liverpool mengalahkan Tottenham 2-0 melalui penalti Mohamed Salah dan gol Divock Origi. Pasukan Jurgen Klopp kembali ke tempat yang sama, mereka berharap mengulang memori manis di tempat ini. Tapi kali ini mereka akan menghadapi sang pemilik stadion, Atletico Madrid. Menghadapi Tottenham di Wanda Metropolitano jelas tidak sama dengan menghadapi Atletico.

Atletico tak terkalahkan dalam 13 laga kandang terakhirnya di fase knockout Liga Champions (M8 S5 K0). Atletico juga cuma kalah sekali dalam 25 laga kandang terakhir mereka Eropa (M20 S4 K1). Ini bakal jadi ujian berat bagi The Reds.

Liverpool saat ini tak terhadang di ajang domestik. Liverpool belum terkalahkan di Premier League musim ini. Akhir pekan kemarin, mereka mencatatkan 17 kemenangan beruntun berkat kemenangan 1-0 atas tuan rumah Norwich melalui gol ke-100 Sadio Mane di persepakbolaan Inggris.

Secara matematis, dengan skorsing terhadap Manchester City, Liverpool sudah pasti lolos ke Liga Champions musim depan. Liverpool pun semakin dekat dengan gelar juara liga.

Di Liga Champions, Liverpool tentu ingin mempertahankan gelar mereka. Namun, untuk itu, mereka harus melalui berbagai rintangan yang ada. Laga melawan Atletico, yang terkenal sulit dikalahkan di kandang, adalah salah satunya.

Atletico sendiri sedang mengalami penurunan performa. Di La Liga akhir pekan kemarin, pasukan Diego Simeone cuma imbang 2-2 melawan tuan rumah Valencia. Dua kali memimpin melalui Marcos Llorente dan Thomas Partey, Atletico akhirnya harus puas hanya dengan satu angka.

Dengan hasil itu, berarti Atletico cuma menang sekali dalam tujuh laga terakhirnya di semua ajang. Namun, meski Atletico berpotensi kehilangan Joao Felix maupun Diego Costa, itu bukan berarti Liverpool boleh memandang sebelah mata. Berbekal moto 'nunca se rinde' (jangan pernah menyerah), Atletico selalu punya kapasitas untuk membuat semua yang meremehkan mereka menyesal.

Sementara itu, Joe Gomez mengklaim kembalinya Sadio Mane ke lapangan merupakan kabar yang baik bagi Liverpool namun merupakan mimpi buruk bagi tim-tim lawan. Mane baru saja mengalami cedera otot pada kakinya pada bulan Januari 2020 kemarin. Cedera itu ia alami saat The Reds bersua dengan Wolverhampton.

Pemain asal Senegal itu kemudian bisa bermain lagi di laga lawan Norwich City di Carrow Road, Minggu (16/2) dini hari kemarin. Namun ia dimainkan sebagai pemain pengganti oleh Jurgen Klopp.

Mane masuk pada menit ke-60. Ia menggantikan gelandang Alex Oxlade-Chamberlain. Mane langsung merepotkan pertahanan Norwich. Dan pada menit ke-78, ia berhasil mencetak gol dengan tendangan kaki kirinya, memanfaatkan umpan lambung Jordan Henderson.

Gomez mengakui Mane pemain yang luar biasa dan kehadirannya memberikan dorongan sangat positif bagi Liverpool. Sayangnya, tidak demikian bagi para lawan.

"Ia pemain yang luar biasa; ia memberi Anda kepercayaan diri ketika ia datang dan secara psikologis untuk tim lain itu tidak baik," cetusnya pada Sky Sports.

"Ia sangat hebat dan ia muncul untuk kami di banyak momen tahun ini dan melakukannya lagi," puji Gomez.

"Semua cara dan bentuk gol yang berbeda, itu menunjukkan kualitasnya dan kami beruntung membuatnya turun dari bangku cadangan, tetapi jelas itu karena cederanya," serunya. (bln/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Bola

  Berita Lainnya





Loading...