MalangPost - Lima BUMN Dapat Talangan Rp 19,65 Triliun

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Lima BUMN Dapat Talangan Rp 19,65 Triliun

Jumat, 05 Jun 2020, Dibaca : 1926 Kali

JAKARTA - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan mekanisme pemberian dana talangan kepada perusahaan pelat merah. Total dana talangan yang diberikan senilai Rp19,65 triliun kepada lima BUMN.

Arya menegaskan dana talangan tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada perusahaan BUMN. Dana talangan tersebut juga tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Tapi bentuknya adalah penjaminan dari pemerintah supaya BUMN ini bisa pinjam kredit, pinjam uang kepada pihak lain, bank dan sebagainya. Jadi, pemerintah sebagai penjamin," jelasnya dalam diskusi virtual, Jumat (5/6).

Lima BUMN tersebut meliputi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp8,5 triliun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar Rp3,5 triliun, PT Perkebunan Nusantara (Persero) sebesar Rp4 triliun, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebesar Rp3 triliun, dan Perum Perumnas sebesar Rp650 miliar.

 

Lebih lanjut, Arya menuturkan kelima perusahaan BUMN didorong untuk mencari pendanaan dari pihak ketiga. Nantinya, BUMN itu juga wajib mengembalikan pinjaman beserta bunganya kepada pihak ketiga. Dalam hal ini, pemerintah bertindak sebagai penjamin utang BUMN itu.

Ia berujar Kementerian BUMN mendorong BUMN tersebut mencari pendanaan secara mandiri, ketimbang melalui mekanisme Penyertaan Modal Negara (PMN). Menurutnya, Kementerian BUMN betul-betul selektif dalam penyuntikan PMN agar tepat sasaran.

"Bagi kami mereka harus mampu bayar utangnya, makanya kami kelola dengan baik. Kami kelola BUMN agar tidak manja dengan hanya menerima PMN," imbuhnya.

Saat ini, kata dia, BUMN tersebut tengah dalam proses negosiasi pendanaan dengan pihak ketiga. Negosiasi itu mencakup besaran pinjaman, bunga, tenor, dan lainnya.

Selain memberikan dana talangan, pemerintah akan mencairkan utang kepada BUMN senilai total Rp108,48 triliun. Pemerintah juga akan menempatkan PMN kepada empat BUMN senilai Rp25,17 triliun. (cnn/ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : cni