Malang Post - Layanan Kartu Identitas Anak Diserbu Masyarakat

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Layanan Kartu Identitas Anak Diserbu Masyarakat

Jumat, 08 Nov 2019

MALANG - Suasana Malang City Point (MCP)  berbeda, Jumat (8/11) . Di halaman depan mall yang terletang di kawasan Dieng, Kota Malang itu, ratusan masyarakat berkumpul untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan (Adminduk). Mereka rela mengantre untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA) putra putrinya dalam ajang Bargaining On Mall (BOM).
Sebelum pelayanan dibuka, masyarakat yang mendapat informasi dari berbagai media sudah mengantre sejak pukul 08.30. Dengan membawa kelengkapan seperti fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan data diri anak berupa akta kelahiran, mereka mengambil nomor antrean. Kepengurusan KIA tersebut dilakukan secara patas, hari itu juga, para orang tua bisa langsung membawa pulang KIA untuk anak mereka.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran mengungkapkan, karena antrean yang cukup membeludak, pihaknya langsung membuka layanan lebih awal. “Harusnya kami membuka layanan pukul 10.00. Karena sudah cukup banyak yang antre, kami mulai buka pukul 09.30,” terang dia.
Hingga pukul 16.30, sudah ada sekitar 550 orang yang melakukan pendaftaran untuk KIA. Hal tersebut membuat para petugas yang berjaga cukup kuwalahan. “Satu anak, diantar oleh kedua orangtuanya. Jadi, jumlah pengunjungnya bisa dua kali lipat,” lanjut dia.
Pelayanan kepengurusan KIA tersebut akan dibuka hingga pukul 21.00 malam. Namun, tidak hanya hari ini, kegiatan tersebut akan berlanjut hingga Sabtu (9/11). “Kami memang membuka layanan khusus untuk kepengurusan KIA saja. Targetnya, satu hari 500 orang dan ini sudah lebih. Setelah melakukan registrasi dan perekaman KIA, kartu langsung jadi dan bias dibawa pulang,” ungkap dia.
Salah satu orang tua, Prasetyo Hidayat mengaku merasa terbantu dengan pelayanan yang dibuka di dalam pusat perbelanjaan tersebut. “Prosesnya juga cepat. Tidak perlu jauh-jauh ke kantor Dispendukcapil, tinggal datang kesini saja, dekat juga dengan rumah,” ujar dia.
Pria yang akrab disapa Tyo itu menguraikan, informasi tersebut didapatnya dari media sosial. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, ia langsung datang untuk registrasi KIA bagi putranya yang berusia tiga tahun. “Tadi membawa kelengkapan, berupa fotokopi KK dan fotokopi KTP orangtua. Antrenya cukup lama. Tapi tidak masalah, soalnya langsung jadi dan tidak perlu bolak-balik lagi,” tandas dia.(tea/aim)

Editor : aim
Penulis : amanda

  Berita Lainnya





Loading...