Malang Post - Laskar Dwi Warna Siap Ukir Prestasi di Karawang

Rabu, 01 April 2020

  Mengikuti :


Laskar Dwi Warna Siap Ukir Prestasi di Karawang

Kamis, 20 Feb 2020

MALANG - SD Plus Al-Kautsar Kota Malang memberikan motivasi kepada 16 siswanya yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan berlomba di Karawang, Sabtu (22/2) besok. Dorongan semangat tersebut dengan menggelar doa bersama oleh dewan guru, orang tua, tim pelatih dan siswa tim Paskibra.


Sebelum doa bersama, siswa putra dari tim Paskibra rambut mereka dipotong cepak. Sehingga terlihat lebih sangar dan berwibawa sebagai pasukan pengibar bendera.  Kepala SD Plus Al-Kautsar Darmaji, S.Ag mengatakan, tujuan dipotongnya rambut siswa untuk mengasah sisi emosional siswa. Sehingga bisa tampil lebih semangat dalam ajang lomba bergengsi tersebut. Usai potong rambut, mengikuti doa bersama yang ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng. "Ini rangkaian ritual kita, yang sebenarnya untuk memotivasi anak-anak untuk lebih semangat lagi," ucapnya.


Sebanyak 16 siswa, anggota tim Paskibra Al-Kautsar akan berlomba besok. Kamis (20/2) , mereka berangkat dalam satu bus menuju Karawang. Satu misi yang dibawa oleh tim bernama Laskar Dwi Warna ini, untuk uji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman baru dalam lomba Paskibra di level yang lebih tinggi. "Lomba kali ini se pulau Jawa. Ajang tertinggi yang sejauh ini diikuti oleh anak-anak kami, siswa-siswi pilihan yang tergabung dalam Paskibra. Kalau di tingkat kecamatan maupun kota sudah sering mereka ikuti," ujarnya.


Acara doa bersama yang dilaksanakan di Gasebo Adiwiyata berlangsung khidmat. Doa dipimpin Guru PAI, Didik Anam Subhan, S.Pd.I. Darmaji mengimbau kepada para siswa untuk menjaga kesehatan selama di masa perlombaan. "Makan yang sehat dan teratur, termasuk juga menjaga waktu untuk istirahat dan selalu mengikuti arahan pembina," ujarnya.


Kepada anak didiknya, Darmaji tidak menuntut banyak. Hanya saja ia berharap Pasukan Laskar Dwi Warna mampu menunjukkan performa terbaik, sesuai dengan latihan yang selama ini dilakukan. "Bagi kami juara itu mengikuti saja, yang penting tampil maksimal. Agar anak-anak tidak terbebani. Hasilnya Allah yang menentukan," ungkapnya.
Berangkatnya siswa ke Karawang tidak lepas dari dukungan wali siswa dan paguyuban orang tua. Bahkan dari mereka, ada yang berkenan mendampingi hingga ke Karawang.


Ketua Paguyuban orang tua, Erika Nugrahandini Safitri mengatakan, orang tua siswa siap mendukung program-program sekolah. Apalagi program pendidikan untuk kepentingan anak-anak mereka sendiri. "Bahkan rambut anak-anak dipotong begitupun (cepak) kami tidak keberatan. Semoga dengan begitu, mereka makin semangat," kata dia.


Ungkapan motivasi juga datang dari Pengurus Badan Standarisasi Pelaksana Pendidikan (BSPP) Yayasan Pelita Hidayah, Agus Wahyudi, M.Pd. Ia menyebut 16 siswa Paskibra  yang berangkat lomba sebagai para ksatria membanggakan. "Selamat berkarya dan selamat menjalankan tugas. Salam siap menang untuk kalian," ucapnya dengan penuh semangat.


Agus mengungkapkan, tim Paskibra dalam hal ini sebagai delegasi Sekolah Akhlak, slogan SD Plus Al-Kautsar. "Maka dari itu, pesan kami dijaga akhlaknya. Karena kita dikenal dengan akhlak baiknya, dengan peduli pada lingkungan dan tetap jaga jiwa sportivitas," tegas dia.
Sebagai perwakilan dari BSPP, Agus juga menyampaikan terima kasih atas dukungan para orang tua. "Tanpa dukungan mereka anak tidak akan berangkat tersenyum. Keikhlasan orang tua membuat anak berangkat dengan nyaman," pungkasnya. (imm/sir/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Imam Wahyudi

  Berita Lainnya





Loading...