Lanjut Periode Kedua | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 24 Agu 2019, dibaca : 669 , Vandri, Sisca

Setelah dilantik langsung tancap gas. Itu karena Ike Kisnawati bukan pendatang baru di gedung dewan. Sebelumnya, dia merupakan anggota DPRD Kota Malang periode 2015-2019 hasil pergantian antar waktu (PAW).  
Ike kemarin dilantik untuk periode kedua. Berbeda dengan sang kakak, ia menjadi anggota dewan dari PKB dapil Kedungkandang. Wanita berusia 28 tahun ini memiliki visi kuat akan kerjanya nanti saat duduk di kursi dewan.
Bagi Ike, politik merupakan sesuatu yang menarik. Yakni alat untuk menuju satu tujuan, kesejahteraan masyarakat. “Menjadi wakil rakyat bagian dari amanah yang diberikan masyarakat kepada saya. Karena ini amanah, harus dijalankan sebaik mungkin untuk memperjuangkan aspirasi konstituen dapil Kedungkandang dan juga Kota Malang,” paparnya.
Karena bukan pendatang baru, alumnus Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (UB) ini tak sulit beradaptasi. Tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota dewan sudah dipahaminya. Itulah modalnya bertugas lima tahun mendatang. “Semuanya saya niatkan ibadah agar semuanya punya nilai yang baik,” tegas alumnus SMA Shalahuddin ini.
Lalu apa yang membuat Ike terjun ke dunia politik? Ia mengaku terjun ke dunia politik dengan nyaleg di  PKB dapil Kedungkandang sudah sejak lima tahun lalu.  “Saya ikut abah (ayahnya, red) yang juga terjun ke politik bersama PKB. Meski belum terpilih saat itu, tapi dapat diangkat melalui PAW,” tandasnya.
Meskipun ia dan kakaknya berbeda partai politik, mereka sudah memiliki komitmen dan kesepakatan untuk mengedepankan keluarga dibanding politik. “Kakak beradik itu selamanya. Sedangkan partai politik kan sementara,” kata dia.
Maka mereka akan saling membantu. Di gedung dewan tetap bersikap profesional, di rumah Ike mengakui keluarganya akan tetap kompak dan saling membantu.
“Dengan keberadaan kami (ia dan kakaknya,red) di gedung dewan,  kami berharap setiap aturan dan kebijakan dapat memperhatikan kepentingan perempuan. Apalagi kami berdua juga perempuan,” pungkasnya. (ica/van)



Kamis, 14 Nov 2019

FAKTA Tahun 2015 BPJS Haram

Loading...