Langsung Pasang Tapping Box di Wajib Pajak | Malang Post

Sabtu, 18 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 05 Des 2019

TRANSPARAN:  Petugas memasang tapping box  di RM Kertanegara, kemarin. BP2D bakal memasang alat tersebut di semua wajib pajak di Kota Malang. 

Pemkot Malang Tindaklanjuti Saran KPK

MALANG-Pemkot Malang langsung bergerak menindaklanjuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasang tapping box. Kamis (5/12) kemarin alat untuk mencegah penyimpangan pajak itu mulai dipasang di sejumlah wajib pajak (WP). 
Pemasangan tapping box mulai dilakukan di tiga tempat usaha. Sedangkan alat yang disiapkan sebanyak 250 unit. Alat monitoring transaksi usaha itu untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).  
Seperti diberitakan sebelumnya Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan memberi solusi pemasangan tapping box di Kota Malang. Saran tersebut disampaikan Basaria Panjaitan saat menjadi pembicara dalam sosialisasi program pajak online yang digelar Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang. 
Salah satun lokasi pemasangan tapping box kemarin di Rumah Makan (RM) Kertanegara di Jalan Kertanegara. Petugas memasang satu unit tapping box di mesin kasir di rumah makan tersebut. 
Tapping box merupakan alat yang memiliki perangkat penghubung dengan mesin transaksi sebuah tempat usaha. Jadi apapun jenis transaksi yang dilakukan dan masuk dalam mesin kasir akan terekam di tapping box.
Keuntungan pemasangan tapping box memiliki tugas merekam data transaksi dan kemudian menghubungkannya dengan data di pusat server. Pusat server merupakan server  induk Pemkot Malang yang telah di setting untuk menerima data hingga per detik. Server data terdapat di BP2D Kota Malang.
Hal ini dijelaskan pula Kepala Bidang Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan (P3) BP2D Kota Malang Dwi Cahyo Teguh Y kemarin.  “Hari ini (kemarin,red) kita pasang di tiga titik selain di sini (RM Kertangera,red). Satunya lagi di Guest House Kertanegara Jalan Semeru dan Amaris Hotel,” jelasnya. Sedangkan di Warung Subuh masih pakai mesin  kasir lama. 
Nah ketika mendapatkan adanya tempat usaha yang masih menggunakan mesin kasir lama (Tidak terkoneksi hubungan internet,red) maka petugas harus bekerja lebih ekstra. 
Dengan mengganti terlebih dahulu mesin karir dengan yang sudah PSO (Payment Online System). Baru kemudian dapat dikoneksikan dengan tapping box. Maka kemarin Warung Subuh belum dipasang tapping box, tetapi dalam pekan ini akan dipasang segera.
Dijelaskan Cahyo, pemasangan tapping box dilakukan untuk empat jenis pajak. Yaitu tempat hiburan, restoran, hotel atau tempat penginapan, dan parkir. Pemasangan pun sudah dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan Bank Jatim.
"Alatnya disediakan Bank Jatim. Total ada sekitar 250 alat yang disiapkan saat ini," tandasnya.
Cahyo menyampaikan, BP2D Kota Malang terus melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha. Sehingga, secara bertahap seluruh wajib pajak ditargetkan dapat memasang peralatan tersebut sebagaimana saran KPK. 
Sebelum melakukan pemasangan, para petugas BP2D akan melakukan survei terlebih dulu. Sebab, belum semua tempat usahasupport penuh kinerja alat tapping box tersebut. 
Meski begitu, tapping box masih dapat dipasang pada seluruh alat pembayaran di kasir menggunakan teknologi POS. Ia menargetkan dalam kurun waktu satu tahun kedepan 250 tapping box bakal terpasang.
Pemilik RM Kertanegara sekaligus Guest House Kertanegara Indra Setiyadi merasa senang dengan pemasangan tapping box tersebut. Menurutnya pemasangan alat tersebut sangat tepat untuk menghitung potensi yang ada di masing-masing tempat usaha.
“Karena perlu diketahui, ada kecemburuan sosial di antara pemilik-pemilik tempat usaha. Kadang ketika disuruh bayar pajak suka iri-irian, tempat di sebelahnya misalnya lebih banyak tamu tetapi kenapa pajak lebih sedikit dikenakan dan lain sebagainya,” terang Indra. 
Hal-hal ini kerap terjadi dan dirasakan Indra sebagai pemilik usaha di Kota Malang. Pasalnya selama ini potensi dan penghitungan dengan rinci dan detail belum pernah dilakukan maksimal. 
Dengan adanya tapping box, menurut Indra, hasil dan rekam data transaksi akan lebih valid. Sehingga penentuan nilai pajak didapat dengan nilai yang adil.  "Ini langkah yang bagus dan kami dukung. Tapi kami berharap agar pemasangan tapping box ini lebih merata ke semua tempat usaha. Sehingga tidak terkesan tebang pilih," pungkasnya. (ica/van)
 

Editor : vandri
Penulis : sisca






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...