Korsleting, Bedak Depan Pasar Lawang Terbakar | Malang Post

Sabtu, 18 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 06 Des 2019

Petugas PMK Kabupaten Malang memadamkan api yang membakar bedak di Jalan Pendodowo Lawang yang menjual kayu sengon laut 

LAWANG - Kebakaran terjadi di Jalan Pendowo Kecamatan Lawang, Kamis (5/12) pagi. Yaitu sebuah bedak yang menjual kayu Sengon laut, milik Wagimun, 84, warga RT04/ RW06 Desa Sentul Kecamatan Purwodadi Pasuruan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran tersebut  ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kebakaran (PBK), Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menguraikan. kebakaran itu terjadi sekitar pukul 04.15. Saat itu bedak dalam kondisi tutup. "Tempatnya berada di depan Pasar Lawang. Salah satu warga melihat kepulan asap dari dalam bedak. Selanjutnya salah satu saksi yaitu Yuanugrah A melapor ke Polsek Lawang," katanya. 
Petugas Polsek Lawang yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kebakaran. Dan saat itu sudah banyak warga yang berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air ke sumber api. Tapi demikian api tak kunjung padam. Sebaliknya semakin membesar. Sehingga petugas Polsek Lawang pun menghubungi tim PBK Kabupaten Malang. 
"Begitu mendapat laporan kami langsung merespon dengan mendatangi lokasi kejadian," kata Goly. Dia mengatakan saat itu ada dua unit mobil PMK yang mendatangi lokasi. Tapi karena api sudah membesar dan banyaknya benda yang mudah terbakar membuat petugas sulit menjinakkan api.  
"Saat itu api sudah besar, kami langsung melakukan pembasahan di sekitar lokasi. Selain melakukan pemadaman sekaligus untuk mengantisipasi agar api tidak merembet ke tempat  lainnya," tambah Goly.
Dia pun menyebutkan banyaknya benda yang mudah terbakar membuat api sulit dijinakkan. Itu terbukti api baru dapat dipadamkan 3 jam kemudian. "Pukul 07.15, api betul-betul padam," tambahnya.
Disinggung dengan penyebab kebakaran, Goly mengatakan masih dilakukan penyelidikan oleh anggota Polsek Lawang. Namun dugaan kuat, kebakaran itu disebabkan akibat konsleting listrik.
"Untuk sebab kebakaran masih diselidiki anggota Polsek Lawang. Sementara kami bergerak untuk melakukan pemadaman api," ungkapnya.
Goly mengatakan, sampai dengan tanggal 5 Desember 2019 jumlah kebakaran di Kabupaten Malang mencapai 86 kejadian. Jumlah itu sama dengan total kejadian kebakaran tahun 2018 lalu. "Tahun 2018 lalu total kejadian kebakaran adalah 86 kasus. Tahun ini sampai dengan hari ini (Kamis) total jumlahnya ada 86 kejadian," katanya. Dari kejadian tersebut total ketugian mencapai Rp 30 Miliar.
Sementara itu anggota Polsek Lawang langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan tersebut petugas membawa beberapa barang bukti di antaranya kabel dan kayu. "Saat ini masih dilakukan penyelidikan untuk sebabnya. Tapi dugaan sementara kebakaran diakibatkan karena korsleting listrik," kata Kanit Reskrim Polsek Lawang Iptu Fajar Rianu.(ira/lim)
 

Editor : halim
Penulis : agung






LOWONGAN KERJA

Loker

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...