Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional, 30 Kampus Adu Hebat di UMM

Minggu, 20 Oktober 2019

Selasa, 08 Okt 2019, dibaca : 750 , rosida, asa

MALANG - Setidaknya terdapat 30 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia akan berlaga pada ajang Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) tahun 2019, 10 hingga 12 Oktober mendatang, di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kontes tahunan dibawah naungan Kemristek Dikti ini, pada tahun sebelumnya digelar di Politeknik Negeri Madura (Poltera).
Tiga puluh perguruan tinggi tersebut diantaranya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Madura, Universitas Negeri Malang, Institut Teknologi Nasional, Universitas Brawijaya, hingga UMM sendiri.
“Penilaian kontes KKCTBN ini dilakukan terhadap setiap kategori dengan beberapa kriteria. Selain ditentukan berdasarkan waktu tercepat, pertimbangan dalam penilaian juga berupa manuver kapal dalam setiap rintangan pada lintasan. Ada pula penghargaan bagi desain kapal terbaik,” terang Ketua Pelaksana KKCTBN Tahun 2019 UMM, Dr. Nur Subeki, ST., MT.
Jadi nantinya, terdapat tiga kategori yang dilombakan. Pertama, Kapal Kendali Otomatis. Pada kategori tersebut, kapal didesain dan dibangun dengan piranti lunak elektronik otomatis atau sensor warna. Kedua, Kapal Cepat Listrik dengan Sistem Kendali Jauh, yang menggunakan baterai sebagai sumber tenaga penggerak dengan bantuan remote control. Terakhir, Kapal Cepat Berbahan Bakar dengan Sistem Kendali Jauh.
“Setiap kategori kontes prototipe kapal memiliki misi dan tantangan yang berbeda-beda. Secara umum kemampuan menyelesaikan misi dan tantangan tersebut dapat diukur melalui kecepatan dan kemampuan bermanuver. Misi dan tantangan tersebut diterjemahkan ke dalam lintasan yang harus dilalui oleh setiap kapal dalam setiap kategori,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Teknik UMM ini.
Lebih lanjut, kreatifitas mahasiswa dalam kontes ini tidak hanya mencakup desain badan kapal yang baik dari segi performa dan manuver, tetapi juga mencakup perencanaan sistem penggerak, sistem navigasi yang handal, dengan memperhatikan keselarasan faktor teknis lainnya (engine matching). Dengan demikian kreatifitas dalam kontes yang dimaksud akan melibatkan beberapa disiplin ilmu yang terkait dengan teknik.
KKCTBN kali ini disebut akan mengusung tema 'Teknologi Kapal untuk Menjaga Kedaulatan Bangsa di Era Revolusi 4.0'. Tujuan dari penyelenggaraan kontes ini sendiri juga dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas intelektual melalui ajang uji kreativitas mahasiswa, meningkatkan kemandirian dan kesiapan dalam menghadapi tantangan yang bersifat regional maupun global.
Sementara itu, untuk pelaksanaan kontes terdapat dua lokasi yang dipilih sebagai arena perlombaan yang representatif dan memenuhi strandar perlombaan tingkat nasional. Yaitu danau yang terletak di depan Gedung Kuliah Bersama I Kampus III UMM di Jalan Raya Tlogomas No. 246. Serta Danau Taman Rekreasi Sengkaling UMM, salah satu unit bisnis legendaris milik UMM di Jalan Raya Sengkaling No.194, Malang. (asa/oci)



Jumat, 18 Okt 2019

Sebanyak 23 PT di Jatim Merger

Loading...