MalangPost - Kompor Meleduk, Warga Peltu Sujono Panik

Kamis, 02 Juli 2020

  Mengikuti :


Kompor Meleduk, Warga Peltu Sujono Panik

Sabtu, 31 Agu 2019, Dibaca : 1336 Kali

MALANG - Warga Jalan Peltu Sujono gang Matahari, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun Kota Malang, dibikin panik. Kamis sore, sebuah rumah yang dihuni Kasri, 50, mengeluarkan asap mengepul, yang dibarengi dengan kobaran api. Sontak warga berupaya memadamkan api dan menghubungi Damkar Kota Malang.
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kota Malang, Anton Vera mengungkapkan, peristiwa dilaporkan terjadi pukul 16.45. “Kami menerima laporan pukul 16.45 dan langsung berangkat dua menit kemudian untuk mengejar lokasi yang dilaporkan terjadi kebakaran,” ujar Anton kepada Malang Post, Jumat.
Dalam waktu 5 menit, tim Damkar Kota Malang langsung tiba di lokasi yang dilaporkan terjadi kebakaran. Karena lokasinya yang berada tidak jauh dari Jalan Bingkil markas Damkar Kota Malang, tim pemadam bisa sampai di lokasi dalam waktu singkat. Begitu tiba di lokasi, petugas disambut dengan kobaran asap dari lantai dua rumah milik Kasri.
“Saat petugas masuk ke lokasi, kami mendapati area yang terbakar, ada di lantai dua dan lantai tiga rumah korban,” sambung Anton. Tanpa pikir panjang, 16 orang petugas pemadam langsung melakukan pemadaman. Beberapa petugas mencari lokasi di atap rumah warga untuk melihat lokasi yang terbakar.
Petugas lainnya, mengulur selang dan mengirimkan nozel ke atap rumah. Petugas di atap langsung menyemprotkan air ke lantai dua dan lantai tiga rumah milik Kasri. Dua kamar dengan ukuran masing-masing 2 x 6 meter persegi, luluh lantak dilahap si jago merah yang terbakar sejak pukul 16.30.
Petugas dengan lima kendaraan pemadam, membutuhkan waktu setengah jam untuk pemadaman. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas,” sambung Anton. Meski demikian, dari keterangan di lapangan, penyebab kebakaran diduga karena ada kompor yang mengalami kerusakan dan meleduk.
Api lalu menyambar lantai dua dan lantai tiga kediaman korban. Petugas menyelesaikan pemadaman pukul 17.17. Sekitar sepuluh menit, para pemadam melakukan pendinginan dan mencegah potensi munculnya titik api baru. Setelah selesai memadamkan, petugas langsung kembali ke markas.
“Kami mengimbau warga untuk selalu hati-hati. Ketika rumah kosong, jangan sampai meninggalkan kompor dalam keadaan hidup. Warga yang menemui kejadian kebakaran, diharap bisa segera melapor secepatnya ke Damkar Kota Malang,” tutup Anton.(fin/lim)

Editor : halim
Penulis : fino