Komplotan Pembobol ATM Disergap | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 498 , halim, dtc

PROBOLINGGO – Aksi pembobolan ATM kembali terjadi di Probolinggo. Tiga pelaku diketahui membobol sejumlah ATM. Namun, baru satu pelaku yang ditangkap, yaitu R, warga Provinsi Lampung. R ditangkap setelah dipergoki petugas sedang membobol sebuah ATM. Aksi itu terjadi Minggu (29/9) siang.
Sebelum R ditangkap, sejumlah kejanggalan ditemukan PT Swadharma Sarana Informatika (PT SSI) Cabang Probolinggo. Yaitu, pihak ketiga yang menangani pemeliharaan, pengamanan, dan pengawasan pada ATM di Probolinggo.
Wakil Pimpinan PT SSI Ahmad Hoirul Anam menjelaskan, sejak Jumat (27/9), pihaknya mendeteksi hal mencurigakan. Ada sejumlah ATM yang terdeteksi vandalisme atau istilah umumnya, ada benda lain atau uang yang nyangkut.
Masih di hari yang sama dengan jam berbeda, ditemukan kondisi serupa di sejumlah ATM di Wonoasih, Pajarakan, Kraksaan, dan titik yang lain. Karena itu, pihaknya langsung mengecek titik tersebut. “Setelah kami periksa, ternyata tempat keluarnya uang miring,” bebernya.
Lalu pada Sabtu (28/9), hal yang sama terjadi di sejumlah ATM. Mulai dari ATM di Alun-alun, Toserba GM, dan Ridicomp. Selanjutnya, Minggu (29/9) pagi, juga terjadi hal serupa di ATM di sekitar Wonoasih.
“Dengan pola itu, kami memprediksi pelaku akan menyasar ATM yang sama. Mulai Ridicomp di Jalan A. Yani, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Makanya saya dan petugas kepolisian nyanggong di sana,” bebernya.
Ternyata prediksi itu benar adanya. Setelah satu jam menunggu, datang sebuah mobil Suzuki Ertiga Nopol F 1328 RS di ATM Ridicomp. Mobil itu parkir di belakang mobil milik PT SSI. Lantaran curiga, Ahmad memutar mobil yang dikendarainya bersama dengan petugas di dalamnya. “Jadi mobil saya putar dan saya parkir di belakang mobil Ertiga itu,” tuturnya.
Kecurigaannya benar, tak lama kemudian, dua orang keluar dari mobil dan masuk ke mesin ATM yang berada di Ridicomp. “Dugaan kami pelaku lebih dari dua orang. Sebab, meski dua orang yang keluar, namun posisi mobil hidup,” imbuhnya.
Setelah membobol ATM, kedua pelaku keluar dari mesin ATM. Saat itulah, keduanya langsung disergap. Sayangnya, hanya satu yang tertangkap. Sementara satu pelaku lagi, masuk ke mobil dan kabur.
“Jadi, dua pelaku ini masuk ke mobil. Tapi, yang satu tasnya nyangkut, jadi kena tarik oleh petugas dan berhasil diamankan. Sementara yang satu melarikan diri dengan menggunakan mobil tersebut,” tambahnya.
Petugas pun langsung mengejar Ertiga yang kabur. Namun, tidak berhasil. Diperoleh informasi, di simpang empat TWSL, Ertiga menabrak pohon. “Usai menabrak pohon, dua orang keluar dari mobil Ertiga. Lalu mereka menumpang truk ke timur. Kontak mobilnya dibuang. Tapi, kontaknya ditemukan warga,” beber seorang petugas Polsek Mayangan yang mengamankan mobil Ertiga.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota (Polresta) AKP Nanang Fendy Dwi Susanto membenarkan kejadian itu. pelaku menurutnya ditangkap pukul 14.00, Minggu (29/9). Saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa saksi yang juga terduga pelaku.
“Kami masih periksa saksi dan terduga R. Kami juga mengamankan barang bukti sejumlah uang, mobil Ertiga, dan alat yang digunakan untuk membobol mesin ATM,” pungkasnya. Kasus pembobolan mesin ATM di Kota Probolinggo, bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya pada Mei silam, ATM BNI di depan PT Eratex, pernah dibobol.(rdb/lim)



Rabu, 11 Des 2019

Kabur Demi Nikahan Anak

Loading...