MalangPost | Komisi A, Pengajuan PSBB Harus Perhatikan Banyak Sektor

Minggu, 07 Juni 2020

  Mengikuti :


Komisi A, Pengajuan PSBB Harus Perhatikan Banyak Sektor

Jumat, 10 Apr 2020, Dibaca : 1245 Kali

MALANG - Ketua Komisi A DPRD Kota Malang Eddy Widjanarko menanggapi situasi penanganan wabah Covid-19 Kota Malang dalam rapat paripurna menegaskan, anggaran yang digunakan di  tahun 2019 memang perlu di evaluasi, akan tetapi khusus kondisi di tengah pandemik wabah saat ini harus dilakukan dengan cepat dan tepat.


Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatian Pemkot Malang, mulai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diajukan wali kota kapada Menkes dan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19.
 “Kami ingin mengingatkan terlebih pada kebijakan Pemkot Malang soal PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Kebijakan pemda ini bagaiamana mekanismenya dari segala sisi?,” tanya Eddy.
Menurut politisi Partai Golkar ini, kebijakan Pemda berkaitan dengan penerimaan siswa baru nantinya bagaimana di tengah PSBB. Belum lagi, mereka yang jam kerja atau pendapatannya berkurang akibat pembatasan sosial ini tersebut. Inilah yang menjadi konsen Komisi A untuk dicermati.
“Ada pula pembatasan hak keagamaan dan sistem transportasi yang nantinya akan berubah besar jika PSBB dilakukan,” terang Eddy.
Hal ini menurut Eddy menjadi hal-hal yang banyak dipertanyakan masyarakat kepada pihak legislatif. Dan pemda, hingga saat ini, belum membeberkan rencana detail dan rinci berkaitan dengan kebijakan tersebut.


Komisi A DPRD Kota Malang meminta Pemkot Malang menilik dari segala macam aspek hingga terkecil, baik dampak nya pula dalam jangka pendek dan panjang. Di tengah pandemik wabah ini Komisi A DPRD Kota Malang juga berharap kebijakan anggaran tepat dilaksanakan. Anggaran yang sudah digeser dan disisihkan perlu dirinci penggunaannya dan dilaporkan secara detail dan berkala. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina