Kolasi Santun Bersatu Sambut Pilkada 2020 Sleman | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 25 Des 2019,

Menjelang Pilkada Sleman 2020, tujuh partai politik membentuk Koalisi Santun Bersatu. Tujuh parpol tersebut terdiri dari PAN, PKS, PPP, Golkar, Demokrat, PAN, PKB dan Nasdem.

"Hari ini kita bersatu dalam tujuh partai, sebenarnya sudah beberapa waktu yang lalu, tapi kita tunggu waktu yang tepat. Karena ini sudah enam bulan sebelum pendaftaran (balon Bupati dan balon Wabup), dan ini waktu tepat untuk mulai lakukan program dan pemenangan," ujar Koordinator Koalisi Santun Bersatu, Sadar Narima.

Hal ini disampaikan Sadar kepada wartawan usai acara pembentukan Koalisi Santun Bersatu di Puri Mataram, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Selasa (24/12/19) lalu.
Terbentuknya koalisi ini membuat jumlah kursi legislatif menjadi lebih banyak dan mampu mengusung calon dalam Pilkada Sleman tahun depan. Di mana jumlahnya mencapai 29 kursi.

"Koalisi ini ada 29 kursi di legislatif, masing-masing 6 kursi untuk PAN, PKB, PKS, kemudian 5 kursi untuk Golkar, 3 kursi lagi PPP dan Nasdem. Plus ada suara tambahan dari Partai Demokrat sebanyak 20 ribu meski mereka tidak punya kursi," kata Sadar.
Pria yang juga menjabat Ketua DPD PAN Sleman ini melanjutkan, bahwa koalisi ini akan menjalin komunikasi dengan NU dan Muhammadiyah di Sleman. Selain itu, koalisi ini juga membuka pintu bagi parpol lain untuk bergabung.

"Kita terbuka, jadi koalisi ini bersifat terbuka, ini masih dinamis, partai-partai di luar banyak yang belum tentukan arah koalisi dan pasangan juga. Sehingga hari ini masih menyatakan terbuka dan belum mengunci koalisi ini," katanya.

"Jadi istilahnya, kita cair dalam komunikasi dengan semua partai di Sleman. Kita cair, dalam arti karena menurut saya inilah watak dari partai dimana kita ingin menang bersama-sama, bukannya menang sendiri, sehingga di luar koalisi ini terbuka untuk komunikasi," ucapnya.
Menyoal calon yang diusung koalisi ini, Sadar menyebut masih dalam penjaringan. Kendati demikian, koalisi ini memberi batas waktu kepada ketujuh parpol untuk segera mengirimkan nama-nama yang berpotensi untuk masuk dalam bursa Pilkada tahun 2020. Waktu yang diberikan pada parpol anggota koalisi untuk menyetor nama-nama, kata Sadar, yakni 1-2 bulan.

"Selanjutnya kita menggodok, memproses siapa calonnya dari koalisi ini," tuturnya. (dtk/oci)

Editor : Rosida
Penulis : dtc



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...