Koalisi Bang-Jo, PDIP Menunggu Keputusan DPP | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 03 Jan 2020,

MALANG - Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menegaskan DPC tunduk kepada keputusan DPP PDIP jelang Pilkada 2020 yang kian dinamis. Pasalnya, pada 12 Januari 2020 mendatang, bakal diumumkan siapa yang akan menerima rekomendasi calon bupati dari PDIP untuk maju di Pilbup Malang 2020.
Didik menegaskan, DPC sangat lurus dan kenceng dengan keputusan apapun dari DPP. “Kami menerima kabar bahwa DPP bakal mengumumkan (rekom) pada 12 Januari, sesuai dengan ultah partai. Kami dari DPC, sangat menghormati hal tersebut, serta lurus kenceng dengan keputusan yang dikeluarkan oleh DPP,” kata Didik kepada wartawan di Kepanjen, Jumat (3/1).
Dia menegaskan, sampai saat ini, belum ada nama pasti siapa yang akan menerima rekomendasi dari partai. Kendati, rumor tentang Sri Untari sebagai calon bupati yang bakal direkom oleh DPP PDIP, cukup menguat dan memanaskan dinamika politik Kabupaten Malang.
Hanya, Didik masih enggan berspekulasi soal siapa penerima rekom tersebut. “Politik itu dinamis, bisa berubah setiap saat, bukan jam per jam lagi, tapi menit bahkan detik,” tambah Didik.
Disinggung soal kemungkinan koalisi abang ijo alias PDIP-PKB di Pilkada 2020, Didik tak membantah kemungkinan itu. Pasalnya, koalisi dalam dunia politik adalah kewajaran. Termasuk, koalisi PDIP-PKB yang disinyalir bakal menghancurkan persaingan seru dalam Pilkada 2020 Kabupaten Malang.
Dia menyebut, koalisi PDIP-PKB, atau solo run banteng untuk menjajaki N1 Kabupaten Malang, akan ditentukan 12 Januari 2019. “Bisa saja kami berdiri sendiri, alias ada calon yang maju dari kader partai, semuanya menunggu keputusan dari DPP,” tutupnya. (fin/udi)

Editor : Mahmudi Muchid
Penulis : Fino Yudistira



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...