Khofifah Minta Bupati Mojokerto Lari Kencang | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 14 Jan 2020,

MOJOKERTO - Gubernur Khofifah Indar Parawansa resmi melantik Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menjadi Bupati. Pungkasiadi akan menjabat di sisa masa jabatan tahun 2016 hingga 2021. Pelantikan Bupati Mojokerto ini dilakukan berdasarkan SK Mendagri No. 131.35-5825 Tahun 2019. Surat ini berisi tentang pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Mojokerto.
Sebelumnya, jabatan Bupati Mojokerto sempat ditinggalkan Mustofa Kemal Pasha yang ditangkap KPK. Kini, Khofifah mewanti-wanti meminta Bupati Mojokerto yang baru saja dilantik bisa segera lari kencang. Khofifah menyebut ada beberapa PR untuk menyesuaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ada dengan RPJMN. Terutama, terkait percepatan proyek strategis nasional yang tertuang pada Perpres No.80/2019.
"Insya Allah tanggal 20 Januari nanti RPJMN akan disahkan, karenanya kita ingin memastikan 218 proyek strategis nasional yang tertuang pada Perpres No.80/2019 masuk di RPJMN semua kementrian terkait. Selanjutnya pemprov Jatim serta pemkab dan pemkot se Jatim akan menyesuaikan RPJMD provinsi dan di kabupaten/kota," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/1/2020).
Selain itu, Khofifah menyebut Rencana Kerja Pemerintah (RKP) rencananya juga akan disahkan pada April 2020. Menurut Khofifah, hal ini harus seiring dengan penyesuaian RKPD baik di provinsi maupun kabupaten atau kota. Untuk itu, Khofifah akan melakukan road show ke beberapa kementerian dan dilanjutkan ke bakorwil yang ada di Jatim.
"Tugas kita saat ini adalah melakukan akselerasi dalam rangka percepatan semua program prioritas pembangunan di Jatim. Oleh sebab itu, tidak cukup hanya dengan berlari tapi harus ada lompatan. Yang disupport dengan digitalisasi sistem, salah satunya dengan pembangunan big data yang tengah difinalisasi oleh pemprov," paparnya.
Dalam Perpres No. 80/2019, lanjut Khofifah, untuk wilayah Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbangkertosusila) akan difokuskan pada pembangunan koneksitas public transportation. Mojokerto merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari mandat percepatan pembangunan ekonomi di Jatim.
"Mojokerto itu menjadi bagian yang cukup signifikan untuk bisa melihat bagaimana percepatan pembangunan ekonomi di Jatim, sesuai dengan yang tertuang pada Perpres No.80/2018," imbuhnya.

Khofifah berharap pembangunan di wilayah Mojokerto baik di kabupaten atau kota selalu mengedepankan ruh dari Majapahit. Ruh Majapahit adalah sejarah besar nusantara bagaimana Bhinneka Tunggal Ika digagas dan didengungkan di nusantara. Serta, bagaimana bendera merah putih dikibarkan di Indonesia.
"Di dalam semua program strategis di Pemkab Mojokerto nanti diharapkan bisa memberikan suasana penguatan nasionalisme, kebangsaan, keindonesiaan. Sehingga secara faktual bisa mendapatkan resonansi yang lebih luas dari program yang dilakukan oleh Pemkab Mojokerto," pungkas Khofifah.(dtc/lim)

Editor : Abdul Halim
Penulis : Detik



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...