Khofifah Ajak Salat Ghaib dan Kibarkan Bendera Setengah Tiang | Malang Post

Senin, 18 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 660 , udi, net

SURABAYA - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Republik Indonesia ke-3 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).
"Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan duka cita mendalam seiring lantunan doa agar Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, mengampuni seluruh khilaf, dan memberikan ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga besar Bapak Habibie," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu petang (11/9/2019).
Khofifah mengatakan, BJ Habibie merupakan sosok yang sangat menginspirasi generasi muda Indonesia, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Karir cemerlang Habibie menurutnya, juga memotivasi banyak anak muda Indonesia untuk terus berprestasi untuk kemajuan bangsa.
Habibie dianggap mengenalkan paradigma pendidikan yang berpengaruh luas yaitu pentingnya imtak dan iptek (iman dan taqwa serta ilmu dan teknologi) sebagai satu kesatuan bekal hidup yang harus dimiliki oleh manusia. "Saya termasuk orang yang sangat mengagumi beliau dan menjadikan salah satu referensi teladan. Beliau juga terkenal sebagai sosok romantis dan penuh cinta," kata Khofifah.
Sekadar diketahui, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Pare Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal setelah sempat dirawat di RSPAD. Informasi mengenai Habibie meninggal dunia disampaikan putra Habibie, Thareq Kemal. Diketahui, Habibie telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak 1 September 2019.
Khofifah direncanakan hadir dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9/2019). "Insyaallah saya hadir. Besok subuh (Kamis 12/9/2019) terbang ke Jakarta setelah mengikuti shalat Ghaib di Masjid Al Akbar, Surabaya. Saya juga mengajak masyarakat ikut mendoakan beliau dan bagi yang beragama Islam melaksanakan salat ghaib," katanya.
Khofifah juga menyebut, sesuai Undang- undang nomor 24 tahun 2009 pihaknya menginstruksikan kepada seluruh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang selama tiga hari berturut-turut mulai besok.
Terpisha, Pemerintah menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai Sabtu (14/9). "Kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari. Jadi nanti (hari ini) sampai tanggal 14 September," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
Pratikno lantas mengajak seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera setengah tiang mulai malam ini sampai 14 September. Selain masyarakat, kantor-kantor pemerintah baik di dalam maupun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," ujarnya.
Imbauan itu tertuang melalui surat B- 1010/M.Sesneg/Set/TU.0010912019 11 September 2019 tentang pengibaran bendera negara setengah tiang. (ss/cnn/det/udi)



Loading...