MalangPost - Kerusakan Fasilitas Rumah Pintar Pemilu, PP Datangi KPU

Jumat, 10 Juli 2020

  Mengikuti :

Kerusakan Fasilitas Rumah Pintar Pemilu, PP Datangi KPU

Kamis, 13 Feb 2020, Dibaca : 726 Kali

BATU - Kerusakan fasilitas Rumah Pintar Pemilu Nasional (RPPN) di JTP 1 Kota Batu yang diduga dirusak pelajar mendapat perhatian Pemuda Pancasila (PP) dan Himpunan Pelaku Pariwisata Indonesia (HPPI) Kota Batu. Kedua organisasi tersebut mendatangi KPU Kota Batu hingga menggalang bantuan.
Aksi dilakukan KPU menginginkan siswa SMKN Tegal Tegal Jateng harus mengganti fasilitas milik negara berupa LED dan Touchscreen Panel berukuran 55 inch senilai Rp 18 juta. Jika tidak KPU juga bisa membawa kasus itu ke ranah hukum.
Ketua MPC PP Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono aksi simpati bertujuan meredam permasalahan kerusakan fasilitas di RPPN. Dia menilai kerusakan akibat ketidaksengajaan anak-anak SMK yang sedang study tour ke Kota Batu.
"Kami lakukan tidak memiliki maksud apa-apa. Kami hanya ingin menjembatani dan mencarikan dana untuk pelajar yang diduga merusak fasilitas RPPN. Saya rasa kerusakan itu bukan disengaja," ujar Endro kepada Malang Post.
Pihaknya berharap, aksi yang diakukan membuat konisioner KPU Kota Batu terketuk hatinya. Mereka bisa memberikan keringanan pelajar. Apalagi pelajar tersebut berlatarbelakang ekonomi tidak mampu.
Sementara itu Ketua KPU Kota Batu, Mardiono menjelaskan, pihaknya tak akan membawa permasalahan itu ke ranah hukum. Pihaknya mengutamakan cara kekeluargaan. Dia juga menginginkan meminta bertemu pihak sekolah dan keluarga pelajar untuk membicarakan solusi.
"Kami sangat terbuka dengan permasalahan. Dengan pertemuan seperti ini ada jalan keluar terbaik," tegasnya.
Ia menambahkan setiap perbuatan harus ada tanggung jawab. Pihaknya juga menunggu koordinasi dengan pihak sekolah. Pihak sekolah sudah dihubungi dan mengakui akan mengganti.
Sedangkan Didin Dariyanto, Ketua Himpunan Pelaku Pariwisata Indonesia (HPPI) Kota Batu menyarankan, pengusaha wisata memiliki standarisasi seperti tertuang dalam UU Pariwisata Nomor 10 Tahun 2009. Kerusakan LED milik KPU Kota Batu dalam wahana Rumah Pintar Pemilu Nasional (RPPN) di Jatim Park I pada 4 Februari 2020 lalu perlu perhatian agar tak terulang.
Menurutnya, RPPN yang telah diresmikan belum memiliki standar seperti tertuang dalam UU. Buktinya tidak ada penjaga atau tenaga ahli wisata yang sudah tersertifikasi dan tour guide untuk edukasi. Pasalnya barang elektronik rawan rusak. (eri/feb)

Editor : Febri Setyawan
Penulis : Kerisdiyanto