Keputusan PSSI Terbaik

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Keputusan PSSI Terbaik

Sabtu, 28 Mar 2020, Dibaca : 1611 Kali

MALANG - Keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru untuk menghentikan Liga 1 Indonesia sampai 29 Mei 2020, ditanggapi positif pihak manajemen Singo Edan.  CEO Arema FC Ir R Agoes Soerjanto mengungkapkan bahwa Arema FC tunduk pada keputusan federasi.

"Arema FC loyal kepada keputusan PSSI dan LIB, sepakbola penting tapi lebih penting kesehatan dan kebaikan semua warga dan negara. Keputusan PSSI terbaik untuk itu semua," ujar Agoes Soerjanto.

 

Selain itu pihak manajemen juga siap menjalankan kewajibannya kepada pemain. "Arema FC juga siap jalankan kewajiban 25 persen kepada pemain dan official selama kompetisi dihentikan. Mohon didoakan agar Corona segera berlalu, ikuti arahan pemerintah agar semua lekas stabil," tambahnya.

Sementara itu General Manager Arema, Ruddy Widodo menegaskan klub menerima keputusan PSSI karena situasi memang tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan liga.

“Sebagai klub di bawah naungan PSSI dan regulator PT LIB, kami loyal dengan keputusan PSSI dan PT LIB,” ujar Ruddy kepada wartawan, Sabtu (28/3).

 

Menurut pria kelahiran Madiun tersebut, Arema tidak keberatan dengan force majeur atau keadaan darurat bencana yang telah ditetapkan federasi.

Klub tidak mungkin menentang kebijakan PSSI, karena situasinya gawat. Jika masih ada yang menyelenggarakan pertandingan dalam kondisi seperti sekarang, maka potensi penyebaran corona akan meningkat berkali lipat. Jangankan liga di Indonesia, seluruh kompetisi prestisius dunia dipastikan menghentikan kompetisi.

“Ini problem di seluruh dunia, bukan cuma di Indonesia,” kata Ruddy.

 

Menurut pria berkacamata ini, klub menunggu instruksi lanjutan dari PSSI saat update masa darurat bencana diumumkan pada 29 Mei 2020 mendatang. Jika pemerintah menetapkan masa bencana berakhir, maka PSSI disebut bisa memulai lagi Liga Indonesia.

Tapi, andai penyebaran Covid-19 masih marak dan pemerintah memperpanjang masa darurat, PSSI hampir pasti akan menghentikan Liga Indonesia 2020. Sebagai stakeholder sepakbola, Arema tentu tidak berharap situasi Covid-19 semakin parah. Sebaliknya, Ruddy berharap badai ini segera berlalu secepatnya.

 

Karena, peran sepakbola bukan hanya sebagai olahraga, tapi juga hiburan yang dinantikan masyarakat Indonesia. Dengan hilangnya hiburan, kebahagiaan masyarakat juga menurun. Situasi ini tak boleh berlarut-larut. Sehingga, semua instruksi pemerintah seperti social distancing dan sanitasi individu, harus dipatuhi untuk mempercepat pembersihan corona dari Indonesia.“Kami optimis badai pasti berlalu," tutup Ruddy.(fin/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Fino Yudistira