MalangPost - Kemenangan Makin Jauh

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

Kemenangan Makin Jauh

Minggu, 01 Des 2019, Dibaca : 1653 Kali

MALANG – Arema FC memperpanjang puasa kemenangannya menjadi empat laga. Hal ini terjadi usai Dendi Santoso dkk, tak bisa memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri, saat menjamu Kalteng Putra, Minggu (1/12) sore. Tim Singo Edan hanya bermain imbang 1-1, menjamu tim papan bawah yang kini sedang berjuang lepas dari zona degradasi.
Bahkan, Arema sempat mengalami kesulitan untuk menjebol gawang tim tamu di babak pertama. Anak asuh Milomir Seslija itu terbawa irama permainan lambat Kalteng Putra. Arema kebobolan di menit 9’ melalui tendangan bebas Edyson yang tak mampu ditepis Kurniawan Kartika Ajie.
Arema sempat memiliki peluang emas dari Takafumi Akahoshi, Riky Kayame hingga Sylvano Comvalius. Hanya saja, tidak ada gol tercipta. Arema baru mendapatkan gol di babak kedua, melalui sundulan Dendi Santoso pada menit 54’, setelah menerima umpan crossing dari Makan Konate.
Setelah itu, Arema memaksa Kalteng putra bermain di sepertiga lapangan. Akan tetapi, tak ada gol tambahan yang dilesakkan barisan pemain Arema. Mereka pun kecewa dengan hasil imbang yang memaksa Arema tak bisa meraih kemenangan dalam empat laga beruntun. Sebelum ini, tim kelahiran 1987 itu kalah dari Bhayangkara FC (0-1), bermain imbang dengan Persija (1-1), dan kalah 0-3 dari Persib Bandung.
“Kami kecewa karena hasil seri di kandang ini. Sebenarnya, kami tidak boleh kehilangan poin penuh di kandang sendiri,” ujar Winger Arema, Dendi Santoso.
Menurut pemain berusia 29 tahun itu, tim telah berupaya keras untuk bisa mendapatkan kemenangan. Akan tetapi, hasil akhir sangat mengecewakan dan Arema kehilangan kesempatan untuk melesat ke posisi tiga besar klasemen sementara Liga 1 2019.
Pelatih Arema, Milomir Seslija mengakui, laga tersebut memang tidak mudah. Hanya saja, dua tim memiliki kepentingan yang berbeda, sehingga sama-sama tampil ngotot demi mendapatkan poin.
“Laga ini penting bagi kedua tim. Tetapi, kami kebobolan dari tendangan bebas,” ujarnya.
Dia mengatakan, timnya sejatinya juga tidak tampil buruk. Termasuk di babak pertama ketika harus ketinggalan gol lebih dulu. “Kami sebenarnya memiliki beberapa peluang tetapi gagal menjadi gol,” tutur dia.
Dia menuturkan, timnya sempat terbawa permainan lawan. Hal ini terbukti ketika kebobolan di awal pertandingan.
“Kadang sepak bola memang semua bisa terjadi. Babak pertama kami kebobolan dari sepakan bebas yang membunuh kami secara strategi,” terang dia.
Kalteng Putra lantas bermain sangat bagus dalam bertahan. Sebaliknya, Arema terkendala dalam umpan kunci atau passing terakhir.
“Babak kedua ada gol tercipta. Tetapi setelah itu, kami sering tidak bisa mengakhiri peluang dengan baik. Lawan juga membuat kami kesulitan,” tambah pria dengan sapaan akrab Milo itu.
Arema pun akhirnya harus puas menambah satu angka dan kini mengoleksi 43 poin. Arema naik satu peringkat ke posisi lima, menggusur PSM Makassar yang baru bertanding Senin (2/12) sore ini. (ley/jon)

Editor : Parijon
Penulis : Stenly