Kembangkan Pertanian, Jalin Kerjasama dengan MRI-SAAS | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 24 Agu 2019, dibaca : 407 , Parijhon, Ira

MALANG-Malze Research Institute Shandong Academy of Agricultural Science (MRI-SAAS) siap mengembangkan teknologi pertanian di Kabupaten Malang. Tidak hanya teknologi penanaman padi, tapi juga jagung dan susu.
Hal ini disampaikan Chen Kai Director Of MRI-SAAS, saat kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Malang, Jumat (23/8), kemarin. Chen Kai yang datang didampingi Mr Ding sebagai Head Of The Research Center, dan Chandra Irawan sebagai narahubung internasional  ini menyebutkan, pengembangan teknologi pertanian ini diharapkan mampu mengembangan pertanian dan memberikan dampak peningkatan kesejahteraan para petani.
Dalam paparannya, Chen Kai juga mengatakan jika kerjasama teknologi pertanian ini sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya adalah di Sulawesi.
"Kami sudah melakukan kerjasama dengan pusat dan dengan membangun kerjasama di daerah kami harapkan lebih fokus, sehingga pertanian jagung dan padi khusunya dapat berkembang dengan baik," ungkapnya.
Dalam paparannya, Chen Kai juga sempat menyinggung padi Hybrida jenis Brang Biji yang ditanam Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang adalah hasil  bekerjasama dengan pemerintah Tiongkok. Tanaman padi ini nantinya akan dilihat dan akan dikembangkan.
Sementara Plt Bupati Malang, H M Sanusi menyambut baik kedatangan Chen Kai dan kawan-kawan. Dalam sambutannya, Sanusi mengatakan kerjasama antara MRI-SAAS ini salah satu upaya Pemkab Malang untuk mengembangkan dalam bidang pertanian. "Fokus dari kerjasama yang akan dijalin adalah tanaman jagung padi dan susu," ungkapnya.
Sanusi juga mengatakan, jika untuk susu di Shadong hasil susu setiap hari luar biasa. Dengan begitu, Sanusi pun mengatakan pentingnya kegiatan ini. Dengan pengembangan teknologi, Sanusi berharap, transfer ilmu atau pengembangan teknologi yang diberikan MRI-SAAS dapat mengembangkan produksi susu.
"Untuk sapi pengembangannya nanti di Wajak. Insya Allah kami siapkan 100 ekor untuk mendukung kerjasama ini. Nanti dilihat dan dievaluasi," urainya.
Sanusi juga memberikan pujian kepada MRI-SAAS. Dimana dalam kerjasama yang digelar MRI-SAAS, tidak memberikan bantuan alat ataupun bibit, tapi transfer ilmu. Dimana ilmu yang diberikan ini diharapkan mampu diserap petani dan memberikan dampak pengembangan pertanian.
"MRI-SAAS ini berbeda dengan lainnya. Jika lainnya membantu peralatan, ini memberikan bantuan ilmu, untuk pengembangan teknologi," katanya.
Sementara itu kunjungan Chen Kai dkk ke Pemerintah Kabupaten Malang ini tak lain merupakan kunjungan balasan, untuk membahas tentang kersama yang dilakukan. Sebelumnya Pemkab Malang telah melakukan kunjungan ke MRI-SAAS  yang berada di Shadong, Tiongkok.
Dalam kunjungan ini, MRI-SAAS mendapat respon cukup apik dari Pemkab Malang. Itu terbukti, selain Plt Bupati Malang, pertemuan yang digelar di ruang rapat Anusapati, Pendopo Agung Kabupaten Malang, juga dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu juga hadir perwakilan petani, perwakilan peternak, perwakilan KUD, serta akademisi dari beberapa kampus. (ira/jon)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...