Kembalinya Sang Jebolan Akademi | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kembalinya Sang Jebolan Akademi

Rabu, 22 Jan 2020,

MALANG - Arema FC berhasil mendatangkan penjaga gawang Teguh Amirudin. Pemain yang sebelumnya memperkuat Tira Persikabo itu, akhirnya mulai berlatih dengan Tim Singo Edan, sejak Selasa (21/1) pagi . Setelah melalui saga transfer rumit, dan sempat diiringi bendera putih dari manajemen Arema.
Teguh Amirudin sudah ikut latihan bersama pelatih Felipe Goncalvez Martin, dengan tiga pemain lainnya, Kurniawan Kartika Ajie, Utam Rusdiana dan Andriyas Fransisco. Teguh merupakan penjaga gawang Tira Persikabo. Namun, sang pemain kabarnya ngotot ingin bergabung dengan Arema, hingga akhirnya terlihat di latihan pagi dan menandatangani kontrak sore harinya.
"Teguh memang berkomitmen ingin bergabung saat Arema menjalani TC di Kusuma Agrowisata," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Memang, beberapa waktu lalu pemain asli Malang ini disebut sebagai bidikan di sektor penjaga gawang. Akan tetapi, Tira Persikabo tidak melepasnya walaupun dia bukanlah pilihan utama dan tidak masuk dalam rencana skuad musim ini. Arema pun sempat menyerah, layaknya perburuan ke Wawan Febrianto.
Namun, Teguh masih ngotot ingin ke Arema. Manajemen Arema dengan Teguh pun telah menjalin komunikasi. Sampai sang pemain menyatakan siap bergabung, demi memenuhi kebutuhan penjaga gawang di Tim Singo Edan.
"Setelah komunikasi dengan beberapa kesepakatan, dia datang ke TC. Tidak sulit, karena dia juga sedang di Malang," papar dia.
Lantas, mengapa manajemen Arema berani mengontraknya? Ruddy memiliki patokan kontrak sang pemain yang sudah berakhir dengan Tira Persikabo.
"Saya tidak berbicara latar belakang Teguh sebagai tentara. Saya berbicara Arema sebagai klub sepak bola profesional dan berpegang pada aturan tersebut. Kontrak Teguh dengan klub lamanya sudah habis. Itu saja,” katanya.
Ada perbedaan antara Teguh dan Wawan yang membuat Arema berani merekrutnya. Sekalipun, dua pemain PS TIRA ini sama-sama ingin berlabuh ke Arema.
"Wawan masuk dalam skema tim pelatih untuk musim 2020. Sementara, tidak ada nama Teguh di sana. Ini pun mempermudah langkah kami memboyongnya," tambah Ruddy.
Teguh sendiri sejatinya tak asing bagi Arema. Dia merupakan jebolan Akademi Arema, angkatan tahun kelahiran 1993. Teguh termasuk polesan Akademi yang masih bertahan di level teratas sampai saat ini.
Dia juga sempat akan bergabung pada 2017 lalu. Namun, karena statusnya sebagai anggota TNI, dia akhirnya mendapatkan panggilan untuk bergabung dengan PS Tira. Padahal, kala itu dia sudah diperkenalkan secara resmi oleh Arema.
Teguh pun lega bisa bergabung Arema. Dia menantikan momen bisa berkostum Singo Edan. “Alhamdulillah, akhirnya bisa ikut latihan di sini. Ini merupakan momen yang saya tunggu-tunggu," tutur dia.
Menurut Teguh, ada sejumlah alasan dibalik bergabungnya dia dengan Arema. Salah satunya, adalah belum adanya kejelasan dari klub lamanya, Tira Persikabo. Ia mengatakan, menunggu kepastian sampai Senin (20/1) lalu. Akan tetapi, tidak juga ada kepastian.
"Di Tira sejauh ini belum ada kejelasan. Saya nggak bisa menunggu, akhirnya saya memutuskan gabung ke sini," tuturnya. (ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Redaksi

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...