Kejutan Ultah, Ketua Dewan Kena Prank | Malang Post

Sabtu, 25 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 26 Nov 2019,

MALANG - Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Malang, Senin (25/11) siang mendadak panas. Darmadi, anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan, tiba-tiba marah ketika rapat membahas masalah anggaran baru dimulai.
Kemarahan politisi senior PDIP ini, karena melihat keberadaan awak media. Dia memprotes wartawan yang berada di ruang rapat, untuk melakukan peliputan. Alasannya karena rapat tersebut seharusnya berlangsung tertutup. "Ini kenapa kok ada wartawan. Seharusnya rapat kan tertutup untuk media," ucap Darmadi dengan nada tinggi.
Suasana makin tegang, karena beberapa saat kemudian lampu ruangan padam. Kondisi ini, membuat Darmadi naik pitam. Dengan nada keras, Darmadi kembali ngotot meminta wartawan untuk keluar ruangan. "Saya minta media keluar sekarang juga," katanya.
Melihat kemarahan Darmadi, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto yang ada di ruangan sempat terdiam. Dengan raut wajah tegang, hanya mengawasi sekeliling ruangan.
Begitu juga dengan peserta rapat yang hadir. Seperti beberapa Kepala OPD dan perwakilan, yang hanya terdiam. Mereka hanya mendengarkan instruksi keras dari Darmadi. Termasuk beberapa media yang ada di ruangan, hanya terdiam. Namun belum sempat menjawab pernyataan Darmadi, tiba-tiba sejumlah staf DPRD Kabupaten Malang keluar dari ruangan yang berada di samping ruang rapat.
Mereka membawa kue tart. Kue ulang tahun tersebut untuk Gatot Didik Subroto, yang sedang merayakan ulang tahun. Senin (25/11) usia Ketua DPC PDI Perjuangan tersebut genap 50 tahun.
Aksi marah-marah yang dilontarkan oleh Darmadi, hanya 'prank' untuk memberi kejutan istimewa pada Ketua DPRD Kabupaten Malang. Sebelumnya, Darmadi bersama anggota dewan lain serta wartawan sudah merencanakan kejutan itu. "Tadi staf keburu masuk ruangan dengan membawa kue tart. Padahal seharusnya ada adegan pertengkaran dengan media dulu," ucapnya.
Sementara, Didik Gatot Subroto, yang raut wajahnya sempat tegang, akhirnya tersenyum lebar setelah aksi marah Darmadi, hanya kejutan saja. "Terima kasih kejutannya. Berhasil, karena saya mengira beneran," kata Didik dengan tersenyum lebar.
Selanjutnya dengan iringan lagu selamat ulang tahun, Didik diminta untuk meniup lilin. Kemudian dia mendapat ucapan selamat dari para anggota dewan serta peserta rapat yang hadir.
"Tadi saya sempat curiga kalau akan mendapat kejutan. Karena saya mendengar ada staf yang membawa kue. Ternyata kejutannya saat di ruang rapat," urainya.
Setelah merayakan ulang tahun dan menikmati kue tart yang dipotong, rapat Banggar kembali dilanjutkan. Rapat anggaran memang tertutup untuk media. Hingga sore hari, pembahasan rapat masih berlangsung. (agp/udi)

Editor : Mahmudi
Penulis : Agung






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...