Kejurnas Sepatu Roda Bupati Malang Cup VIII, Jadi Ajang Promosi Wisata | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 321 , parijon, agung

MALANG - Ratusan atlet bersaing dalam Kejurnas Sepatu Roda Bupati Malang Cup VIII dan Piala Tetap Forkopimda 2019 Indonesia Roller Sport - Series V, yang diadakan Perserosi Kabupaten Malang di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Event bergengsi ini, berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (8/11) sampai Minggu (10/11).
Ketua Perserosi Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan total ada 500 atlet yang terdaftar dalam Kejurnas 2019 ini. Mereka berasal dari 47 kota dan kabupaten, serta 9 provinsi di Indonesia. Termasuk atlet dari DKI Jakarta dan Papua.
"Kejurnas sepatu roda ini, memperebutkan piala Bupati Malang serta piala tetap Forkopimda Kabupaten Malang. Total hadiah yang kami siapkan sebesar Rp 75 juta. Pembukaannya, dilakukan Sabtu (9/11) oleh Bupati Malang," ungkap Priyo Sudibyo.
Bogank sapaan akrabnya, menyampaikan dalam Kejurnas ini, ada tiga klasifikasi kelompok umur. Yakni klasifikasi kelompok umur (KU) Funskate, Standart serta Speed. Sementara kelas yang diperlombakan adalah, pemula, standard, speed serta master.
Kejurnas ini, merupakan agenda tahunan Perserosi dan KONI Kabupaten Malang dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Malang. Kejuaraan ini, merupakan wujud dari pola pembinaan prestasi olahraga sepatu roda di Indonesia, yang bersifat berjenjang, bertingkat dan berkelanjutan. Dengan sistem kompetesi seperti ini, maka atlet-atlet sepatu roda terbaik di Indonesia akan di dapat.
"Tujuannya untuk menjaring atlet-atlet sepatu roda sejak usia dini yang memiliki potensi dan berprestasi," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya melalui event ini, diharapkan juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di Malang Raya. Terutama masyarakat Kabupaten Malang, yang berdomisili di wilayah Kecamatan Kepanjen.
Karena, selama Kejurnas berlangsung, para atlet, official serta orangtua, akan menginap di Malang. Tidak hanya hotel serta penginapan, tetapi rumah-rumah warga di sekitar Stadion Kanjuruhan Kepanjen, juga bisa menjadi homestay untuk mereka.
"Beberapa hotel, penginapan serta homestay sudah full booked. Karena dengan adanya event ini, ribuan orang dari berbagai daerah datang ke wilayah Kabupaten Malang," tutur Bogank.
Tidak itu saja, melalui Kejurnas ini, sekaligus juga mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Malang. Seperti diketahui, bahwa Kabupaten Malang, memiliki banyak tempat wisata yang bagus. Bahkan, di Malang Selatan ada banyak pantai yang memiliki pemandangan alam luar biasa.
"Rombongan atlet dan keluarga yang ikut di Kejurnas ini, juga bisa berwisata di Kabupaten Malang. Jarak dari venue dengan tempat pariwisata juga tidak terlalu jauh," urainya.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang ini menambahkan, yang terpenting dari Kejurnas ini, targetnya supaya venue Stadion Kanjuruhan Kepanjen, bisa menjadi venue resmi Cabor sepatu roda saat PON 2020 nanti. Hal ini, karena kesiapan venue di Papua, masih belum siap.
"Ketika nantinya kami dipilih sebagai tuan rumah resmi Cabor sepatu roda PON 2020, siap untuk penambahan beberapa fasilitas. Bupati Malang serta Forkopimda Kabupaten Malang, siap bersama-sama untuk mensukseskannya," pungkasnya.(agp/jon)



Loading...