Ke Jakarta, Siswa SD Plus Qurrota A\'yun Gapai Impian | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 22 Jan 2020,

MALANG - Sekolah Dasar Plus Qurrota A'yun  Malang memberangkatkan 55 siswanya ke Jakarta, Rabu (22/1) . Mereka siswa kelas 5 yang akan mengikuti kegiatan outdoor learning. Kegiatan itu bagian dari program sekolah disetiap semesternya. Tujuannya untuk memotivasi siswa menggapai impiannya.
Keberangkatan siswa dilepas langsung Pembina Yayasan Pendidikan Qurrota A'Yun H.Rokhmad S.Sos dengan melakukan pemotongan pita sebagai tanda  diberangkatkannya siswa SD plus Qurrota A'Yun ke Jakarta. Anggota DPRD Kota Malang ini berpesan kepada anak didiknya agar mereka tetap menjaga nama baik sekolah  dengan  berakhlakul karimah, plus kreatif dan pemberani, tetap disiplin dan taat kepada pembimbing,  serta  selalu menjaga kekompakan dalam kelompok. Rokhmad  sangat mengapresiasi kegiatan yang kreatif dan penuh makna dari anak anak SD plus Qurrota A'yun kota Malang.
“Tidak semua lembaga pendidikan bisa menyelenggarakan tour naik pesawat. Tapi bagi  sekolah Islam yang  berwawasan internasional ini  sudah menjadi acara rutin tiap tahun,” terang Rokhmad.
Keberangkatan siswa  dipimpin langsung ketua Yayasan pendidikan Qurrota Ayun Suryadi S.Pd yang didampingi empat tenaga pendidik. Ada juga lima orang tua siswa yang tergabung dalam paguyuban sekolah. Rencananya mereka berada di Jakarta selama tiga hari,  sesuai agenda yang telah disiapkan sekolah.
Ketua Yayasan lembaga pendidikan Qurrota A’Yun   Suryadi S.Pd. menjelaskan,  kegiatan ini sudah berjalan delapan tahun dan untuk ini merupakan salah satu program unggulan yang ada di sekolahnya. “Biaya program ke Jakarta hasil tabungan siswa selama lima tahun,” jelasnya.
Para siswa di berangkatkan melalui Bandara Abdulrachman Saleh Malang  dan  mendarat di Bandara Halim  Perdana Kusuma  Jakarta. Rencananya siswa akan menginap di asrama Haji Pondok Gede   dan mengunjungi beberapa tempat pusat pemerintahan, seperti Istana Presiden, gedung  MPR RI/DPR RI, kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Masjid Istiqlal
Sementara itu, Kepala SD Plus Qurrota A,Yun Ahmad Saudi S.S menambahkan,  outdoor learning salah satu metode dari lima metode pembelajaran yang ada di sekolahnya. Ini program wajib yang dikuti kelas satu hingga kelas lima. Outdoor learning sesmester satu dilaksanakan di dalam wilayah Malang Raya. Untuk semester kedua dilakukan di luar Malang.
Diagendakan pula,  siswa akan mengunjungi Monument Nasional (Monas). Di Monas,  anak- anak akan membuat 10 impian yang akan di tanda tangani dengan tertanda namanya. Impian itu akan disimpan selama 10-15 tahun agar impian itu akan terwujud .
“Saya berharap anak didik kami bisa lebih baik kedisplinan, karakter untuk menggapai impiannya. Mereka lebih semangat lagi dalam menggapai cita citanya,” harap Ahmad Saudi, S.S (mp1/sir/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Redaksi



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...