Karena Kemanusiaan, Didirikan di Mergosono | Malang Post

Jumat, 15 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 21 Okt 2019, dibaca : 627 , vandri, sisca

MALANG - Rumah Sakit (RS) Panti Nirmala meluncurkan buku sejarahnya setelah 90 tahun berdiri. Rumah sakit yang dulunya dikenal dengan Tiong Hwa Ie Sia ini sejak awal sengaja didirikan di Mergosono. Kaerna tujuannya membantu warga memberi pelayanan kesehatan sesuai visi kemanusiaannya.
Peluncuran buku sejarah panjang RS Panti Nirmala itu dilakukan dalam peringatan 90 tahun RS Panti Nirmala, "Tribute to Our Founders”, di KDS Ballroom, Minggu (18/10) tadi malam.    
Tribute to Our Founders memperlihatkan kembali dokter pertama yang melayani Poliklinik Tiong Hwa Ie Sia (cikal bakal RS Panti Nirmala), dr Liem Ghik Djiang. Hingga sosok ketua -ketua perkumpulan pengelola RS Panti Nirmala, mulai dari periode 1929-1939 Tan Hok Wan sampai Ketua Periode 1965-1982,  drg Oei Boen Thong.

Baca Juga : Peringatan 90 Tahun RS Panti Nirmala Kenang Para Pendiri


Ketua Umum Yayasan RS Panti Nirmala dr Himawan Loekito MM mengungkapkan, jasa pendiri tidak boleh dilupakan. "Akhirnya setelah 90 tahun lamanya kita bisa memiliki buku sejarah RS Panti Nirmala. Menjadi tahu perjuangan kami tidak ada apa- apanya dibanding dengan pendiri kami. Kami hanya meneruskan saja," papar Himawan.
Ia mengatakan, buku sejarah tersebut juga menjelaskan filosofi pendirian RS Panti Nirmala
sebagai rumah sakit yang memiliki misi kemanusiaan. Hal ini menampik pandangan bahwa RS Panti Nirmala hanya bagi pasien golongan tertentu.
"Ada sejarahnya kenapa rumah sakit ini tidak dibangun di kawasan Ijen atau kawasan pusat kota lainnya. Tapi malah di daerah pinggiran Mergosono. Karena memang dahulu kawasan ini termarginalkan dan mereka yang mau dibantu pendiri kita," jelasnya. Hal-hal seperti inilah yang tidak boleh dilupakan seluruh keluarga besar Yayasan Panti Nirmala dan juga masyarakat.

Baca Juga : Dicari Taman Posyandu Terbaik Kota Malang


Himawan lalu mengungkapkan harapan kedepan RS Panti Nirmala. Seiring bertambahnya usia akan semakin kuat dan kokoh dalam memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan. Serta siap membantu pemda untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Ia juga  menyampaikan target RS Panti Nirmala yang hendak meraih standar internasional.  
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberikan kesannya pada eksistensi RS Panti Nirmala. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap  90 tahun pengabdian.  Sutiaji mengatakan hingga saat ini RS Panti Nirmala sudah mengambil peran pemda untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga. Hal ini diharapkan terus dilakukan.
"Saya harapkan tetap berjalan. Sinergi dan kolaborasi yayasan dan pemda  memberikan fasilitas kesehatan terbaik di Kota Malang," tegasnya.
Orang pertama di Pemkot Malang ini mengungkapkan bahwa sinergi tersebut akan sangat penting mendorong program Universal Health Coverage (UHC) Kota Malang.  Sutiaji juga terkesan terhadap sejarah RS Panti Nirmala.  “Sejak awal memang didirikan di daerah Kebalen. Kita tahu sendiri kawasan itu terpinggirkan. Bisa membuka mindset warga di sana akan layanan kesehatan," tandas Sutiaji. Ia pun berharap RS Panti Nirmala segera mendapatkan standarisasi rumah sakit skala internasional.
Di sela peringatan HUT ke 90 RS Panti Nirmala juga digelar teatrikal. Yakni menceritakan sepenggal sejarah perjalanan yang dilalui RS Panti Nirmala. Saat mulai didirikan hingga terlibat langsung membantu korban peristiwa 10 November 1945. (ica/van)   



Loading...