Kampung KB, Kolaborasi PKK dan Wanita Tani

Senin, 21 Oktober 2019

Sabtu, 05 Okt 2019, dibaca : 639 , aim, agung

MALANG – Berbagai cara dilakukan untuk memberdayakan masyarakat desa, terutama ibu-ibu PKK, seperti halnya di Desa Wonoayu, Kecamatan Wajak. Kelompok ibu-ibu PKK, diberdayakan dengan membuat kegiatan Kampung KB.
Salah satu bentuk kegiatan dari Kampung KB bercocok tanam sayuran. Hasil panen dari pertanian dikembalikan lagi kepada masyarakat, sebagian lagi dibagikan secara gratis, terutama pada masyarakat kurang mampu.
"Karena yang mengerjakan adalah warga, maka yang menikmati kami kembalikan kepada warga secara gratis," ungkap Kepala Desa Wonoayu, Wina Nurnama, S.Sos M.Si kepada Malang Post.
Menurutnya, Kampung KB ini baru dirintis di tahun ini. Pembentukan Kampung KB mensinergikan antara kelompok wanita tani dengan kelompok PKK Desa Wonoayu.
"Bagi masyarakat yang belum paham, Kampung KB adalah semuanya warganya melakukan program keluarga berencana (KB). Tetapi pengertian dari Kampung KB sebenarnya, adalah pemberdayaan masyarakat perempuan dan laki-laki, terutama yang memiliki usaha home industri untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat desa," terangnya.
Jenis tanaman di Kampung KB, adalah segala jenis macam sayuran, seperti sawi, tomat serta lainnya. Perawatannya dengan menggunakan pupuk alami, sehingga sayuran benar-benar sehat.
Lebih lanjut, Wina mengatakan, tujuan dari pembentukan Kampung KB untuk meningkatkan perekonomian serta mencerdaskan masyarakat. "Sehingga selain pintar, ekonomi warga juga meningkat. Termasuk masyarakat bisa sehat dan mandiri," jelasnya.
"Tujuan akhirnya juga supaya masyarakat tidak sampai memiliki anak banyak, sesuai program KB," sambungnya.
Tidak hanya itu, ke depan dengan adanya Kampung KB ini, berharap ada kerjasama lanjutan dengan dinas terkait. Misalnya seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dengan mengadakan program pembuatan akta kelahiran anak, serta juga dengan Dinas Pertanian yakni bekerjasama pembinaan cara pengolahan tanaman sayur yang baik.
Selain pemberdayaan Kampung KB, ibu-ibu PKK Desa Wonoayu, juga diberdayakan dengan keterampilan. Salah satunya pembuatan kue dan permen dari bahan buah pepaya.
"Pembuatan kue serta puding art ini, biasanya berdasarkan pesanan dari masyarakat. Karena masyarakat di Desa Wonoayu, terutama ibu-ibu PKK sudah banyak yang mahir membuat kue. Sehingga secara tidak langsung, bisa menambah pemasukan untuk meningkatkan ekonominya," pungkasnya.(agp/aim)



Loading...