Kaderisasi PDI Perjuangan, Bangun Wisma Perjuangan | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 01 Okt 2019, dibaca : 717 , vandri, kris

BATU - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bangun Wisma Perjuangan di Desa Oro-Oro Ombo. Wisma tersebut untuk memfasilitasi pendidikan kader PDI Perjuangan dari seluruh wilayah di Jatim.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jatim, Dr. Ir. Daniel Rohi, M.Eng SC. IPM, saat meninjau Wisma Perjuangan, Selasa (1/10) kemarin.
Saat peninjauan, Daniel ditemani ketua sementara DPRD Kota Batu, Asmadi, sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Syaifudin Zuhri dan anggota DPRD Kota Batu asal Fraksi PDI Perjuangan, Khamim Tohari, Selasa (1/10) kemarin.
Daniel mengatakan, wisma milik DPD PDI Perjuangan Jatim akan digunakan untuk pelatihan kader. Apalagi menurut dia, sekolah partai milik PDI Perjuangan tersebut satu-satunya di Indonesia.
"Ini satunya-satunya sekokah partai yang ada di Indonesia. Nantinya semua kegiatan pembinaan kader partai akan digelar di sini," ujar Daniel.
Lebih lanjut dia mengatakan, keberadaan wisma tersebut untuk keberlangsungan partai. Pasalnya kader adalah pilar utama partai. Sehingga perlu fasilitas untuk membina kader PDI Perjuangan.
"Nah untuk membina kader, kami harus punya fasilitas. Wisma Perjuangan ini akan jadi training center bagi mereka," beber  anggota DPRD Provinsi Jatim ini.
Kini tinggal menunggu peresmian wisma tersebut. "Ini juga dalam rangka melihat fasilitas apa yang kurang dan dibutuhkan. Untuk kemudian kami laporkan lebih lanjut," imbuhnya.
Daniel menjelaskan, bangunan berlantai tiga tersebut dibangun di lahan sekitar 2 hektare sejak tahun 2016. Saat ini pembangunan wisma sudah mencapai 90 persen.
Sedangkan untuk fasilitas di antaranya terdiri 19 kamar, aula, ruang pertemuan, ruang sekretariat, musala, parkir, kantin, hingga lapangan olah raga. Daya tampungnya 150 orang.
"Tak hanya digunakan dan jadi investasi partai. Wisma ini nantinya juga bisa dikelola untuk pemasukan seperti disewakan sebagai tempat meeting atau lainnya," paparnya.
Untuk biaya pembangunannya diungkap Daniel secara gotong royong oleh anggota PDI Perjuangan.  Artinya semua anggota ikut berkontribusi. Lokasi pembangunan di Batu karena
kondisi Kota Batu yang kondusif. (eri/van)



Loading...