Kabupaten Maju Jika Pemimpinnya Tepat | Malang Post

Sabtu, 14 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 11 Okt 2019, dibaca : 657 , bagus, ira

MALANG – Drs. Mohammad Soedarman MM Wakil Bupati terpilih, menyebut Kabupaten Malang bisa maju jika pemimpinnya tepat. Darman sapaan akrabnya mengungkapkan hal itu kepada Malang Post.  Ia mengatakan Kabupaten Malang memiliki potensi luar biasa. Sumber daya alam yang luar biasa, dan pariwisata yang luar biasa.
”Kabupaten Malang ini dapat maju dengan pesat jika memiliki pemimpin yang pas. Potensinya luar biasa. Semuanya punya, pariwisata lengkap, ada gunung, ada pantai, semuanya ada. Jadi begitu saya ditawari, saya pun mengiyakan,’’ urainya usai mengikuti kunjungan ke Candi Kidal bersama Bupati Malang H. M. Sanusi.
Soedarman sendiri mengatakan, yang menawari dirinya adalah Partai Nasional Demokrat. Namun demikian, siapa yang menelepon, Soedarman memilih tersenyum.
Dia hanya mengatakan bahwa dia dengan Partai NasDem sangat dekat. Terlebih dengan Rendra Kresna. Namun demikian, dia enggan berada di depan layar, melainkan memilih di belakang layar.
”Ya itu, saya dekat dengan Partai NasDem, kebetulan yang meminta juga partai NasDem jadi saya mau,’’ ungkapnya.
Apakah ini menjadi langkah awal berkarir politik dan meninggalkan dunia akademisi? Darman mengatakan bisa jadi. Darman mengaku ia tidak pernah berencana, atau memiliki cita-cita. Hidupnya mengalir.
”Bahwa kemudian saya di posisi ini sekarang merupakan takdir Allah SWT,’’ kata pria kelahiran 4 Mei tahun 1967 ini.
Termasuk menjadi pimpinan, Darman mengatakan tidak memiliki cita-cita. Tapi sejak kecil, alumni SMAN 2 Pamekasan ini mengaku kerap menjadi ketua. Baik itu ketua kelas, Ketua OSIS, termasuk sekarang ini menjabat sebagai ketua Alumni 86 SMAN 2 Pamekasan.
”Kalau itu memang kemauan masyarakat, dan untuk kebaikan, kenapa tidak,’’ akunya ketika Malang Post menanyakan alasannya menjadi pemimpin.
Bapak empat anak ini juga mengaku dekat dengan Bupati Malang, H. M. Sanusi. Itu karena dia sama-sama anggota komunitas mobil Fortuner.
”Ya begitulah, kalau ngomong kenal,  dengan pak Sanusi saya kenal, sama Mas Rendra saya kenal baik, di pemerintahan sini saya beberapa juga kenal, katanya.
Disinggung dengan ada orang kuat di balik dirinya? Soedarman pun tersenyum. ”Gak ada, orang kuat siapa. Kalau sama mas Rendra kami dekat, karena sama-sama Madura. Itu saja. Kalau lainnya tidak ada.
Ditanya soal gaji? Darman kembali tersenyum. Dia mengaku belum tahu, karena belum resmi dan belum mendapat SK. Tapi demikian, menurut informasi yang diperoleh, Darman juga akan mendapatkan rumah dinas dan mobil dinas.
”Karena pak Bupati sudah menempati rumah dinas di Jalan Gede, maka saya akan menempati rumah dinas di Kepanjen. Saya juga sudah minta pendapat istri, dan istri saya menyetujui kami tinggal di sana, agar menjalankan tugas dengan lancar,’’ tandasnya.
Sementara itu menurut salah satu sumber Malang Post, sebagai Wakil Bupati Malang, Darman akan mendapatkan gaji pokok Rp 5,8 juta. Selain itu, dia juga mendapatkan pendapatan dari Biaya Penunjang Operasional  (BPO).
”Sebagai wakil bupati juga mendapat fasilitas perjalanan kelas A jika beliau melakukan perjalanan dinas. Fasilitas ini sama dengan Bupati Malang,’’ kata salah satu sumber tersebut.
Selain itu sebagai Wakil Bupati, Soedarman juga akan mendapatkan upah pungut. Upah pungut dikatakan sumber tersebut dibayarkan jika target pendapatan tercapai dan umumnya upah pungut tersebut dibayarkan per 3 bulan.
”Kalau besarannya berapa ini yang saya kurang paham. Tapi yang jelas upah pungut ini dibayarkan setelah target pendapatan tercapai,’’ tandasnya.(ira/ary)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...