MalangPost - Jualan Sabu, Kakek Sael Diringkus

Senin, 06 Juli 2020

  Mengikuti :


Jualan Sabu, Kakek Sael Diringkus

Jumat, 05 Jun 2020, Dibaca : 1884 Kali

SIDOARJO - Usianya sudah uzur, tetapi kesukaan Moch. Sael, warga Jalan Brigjen Katamso, Dusun Pengkol Desa Kedungrejo Kecamatan Waru masih nyeleneh. Dia doyan narkotika jenis sabu-sabu. Imbasnya Kakek Sael ini, harus berurusan dengan hokum.


Kakek Sael mendekam di penjara, gegara dapat utangan sabu senilai Rp 5 juta dari temannya. Sabu dinikmati juga dipinjamkan ke teman lainnya. Walhasil temannya tertangkap polisi, Kakek Sael ikut keseret karena sebagai pengedar sabu dengan sistem hutang.
Kasatreskoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib menceritakan penangkapan terhadap Kakek Sael berdasarkan keterangan tersangka Deny Yulianto yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kasus penyalahgunaan sabu.


“Penangkapan tersangka Sael ini berdasarkan keterangan tersangka Deny yang terlebih dahulu tertangkap,” katanya.
Indra menambahkan, tersangka Sael ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Sidoarjo di kawasan Sepanjang. Ketika digeledah, polisi tidak menemukan barang bukti sabu. Lantas polisi menggelandang tersangka ke rumahnya untuk mencari barang bukti.
“Di rumah tersangka Kakek Sael, polisi menemukan satu poket sabu dengan berat 1,01 gram,” terangnya.


Saat diinterogasi, barang haram milik Sael didapatkan dari Dimas, temannya asal Kota Surabaya dengan sistem hutang. Barang didapat setelah memesan lewat telpon, lalu dikirim dengan sistem ranjau.
Tersangka Sael membeli sabu seberat 5 gram seharga Rp 5 juta. “Tersangka itu hutang sabu ke Dimas, bayarnya kalau sabu sudah habis atau terjual semua,” ungkapnya.


Usai tersangka Sael mendapat utangan sabu dari Dimas, selanjutnya dikonsumsi sendiri dan sebagian dijual, diantaranya kepada Deny. Deny membeli sabu dari Kakek Sael juga dengan cara hutang atau bayarnya belakangan.(isa/kun/agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Jatim