Jet Tempur Israel Kembali Bombardir Hamas di Gaza | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 11 Sep 2019, dibaca : 813 , aim, dtk

GAZA - Jet-jet tempur Israel membombardir posisi-posisi kelompok Hamas di wilayah Gaza sebagai balasan atas serangan roket ke arah wilayah Israel. Serangan roket itu memaksa acara kampanye Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu terhenti.
Televisi publik Israel melaporkan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (11/9) kemarin, Netanyahu dikawal turun dari atas podium ketika sirene peringatan adanya roket berbunyi di kota Ashdod, Israel selatan pada Selasa (10/9) malam waktu setempat.  Serangan roket itu terjadi hanya beberapa jam setelah Netanyahu berjanji akan mencaplok Lembah Jordan di wilayah Tepi Barat, jika dirinya terpilih kembali dalam pemilu Israel yang akan digelar 17 September mendatang. Militer Israel menyatakan, jet-jet tempur Israel "menyerang 15 target teroris di Jalur Gaza utara dan tengah," termasuk sebuah pabrik senjata, sebuah terowongan dan target-target kelautan. Tidak disebutkan mengenai ada tidaknya korban dalam serangan udara Israel itu. Militer Israel menambahkan bahwa pihaknya akan terus menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua yang datang dari Jalur Gaza, terlepas dari siapa yang sebenarnya menembakkan senjata tersebut.
Kedua roket yang ditembakkan dari Gaza tersebut ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome. Dalam video yang diposting partai Likud pimpinan Netanyahu, terlihat pemimpin negeri Yahudi itu kembali ke atas podium setelah keadaan dinyatakan aman. Netanyahu mengatakan bahwa Hamas takut akan kemenangannya dalam pemilu Israel pada 17 September mendatang.
"Jika itu (Hamas) menyerang kita di siaran langsung TV, Anda tahu bahwa itu tidak menginginkan kita di sini," kata Netanyahu kepada audiens di acara kampanyenya.
Kelompok Hamas telah menjadi penguasa de facto Gaza sejak mereka mengusir pasukan yang setia pada Presiden Mahmud Abbas dalam pertempuran mematikan pada tahun 2007. Diketahui bahwa Hamas dan Israel telah tiga kali terlibat perang besar sejak tahun 2008. (dtc/aim)



Kamis, 12 Des 2019

Iran Gagalkan Serangan Siber

Loading...