MalangPost - Jelang Akhir Kompetisi, Mulai Evaluasi

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :


Jelang Akhir Kompetisi, Mulai Evaluasi

Jumat, 06 Des 2019, Dibaca : 1290 Kali

MALANG - Jelang berakhirnya kompetisi, manajemen Arema FC sudah pasang ancang-ancang untuk mengevaluasi kinerja tim secara keseluruhan. Manajemen tim berjuluk Singo Edan juga sudah mendapatkan kerangka utama bagi pemain yang layak dipertahankan untuk musim 2020.
Namun, General Manajer Arema, Ruddy Widodo menegaskan bahwa tim pujaan Aremania masih memiliki waktu untuk membuktikan diri agar tak tercoret dari skuad.
“Masih ada sisa empat pertandingan. Bagi tim, ini adalah kesempatan untuk membuktikan dan menentukan siapa saja yang dipertahankan,” ujar Ruddy, Kamis.

Baca juga :

Waspadai Jago Kandang

Arema FC Putri Butuh Dukungan Aremania

Ruud Gullit Calon Pelatih Timnas


Pria berkacamata ini menegaskan bahwa tim Arema sedang dalam masa uji kualitas. Sisa empat pertandingan dan masa-masa latihan di antara jadwal, merupakan momen penentu karir para penggawa tim berlogo singa ini. Serius dalam latihan, memberi hasil positif ketika dipercaya bermain sebagai starter maupun subtitusi, adalah mindset para penggawa Arema.
Dari semua pemain yang ada di skuad, hanya empat pemain muda promosi Akademi Arema, yaitu Andriyas Fransisco, Vikrian Akbar, Titan Fawazzi dan Zidane Pulanda yang belum main. Mereka belum mendapatkan kepercayaan untuk turun di kompetisi profesional yang keras dan menguras mental.
Hanya saja, Ruddy menegaskan evaluasi bukan hanya untuk para penggawa Arema. Tim pelatih yang membesut skuad yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, juga bakal mendapatkan evaluasi. Terutama, apabila tim pelatih gagal mewujudkan target mencapai tiga besar Liga 1 Indonesia.
“Bukan hanya pemain saja yang akan diperhatikan di akhir musim. Tim pelatih pada awal liga sudah mematok target tiga besar. Sehingga, jika tidak bisa mencapai target ini, maka itu sama dengan gagal dan akan ada evaluasi dari manajemen kepada tim pelatih,” tambah Ruddy.
Tiap musim, sebelum liga bergulir, evaluasi terhadap tim pelatih adalah hal yang wajar dan harus dilakukan, supaya klub bisa mencapai posisi yang lebih baik pada musim berikutnya. Ruddy menyebut, sepakbola profesional selalu seperti itu, baik di Indonesia maupun negara lain.
Jika tidak mencapai target, maka ada evaluasi. Sama halnya dengan andai Arema memenuhi target, atau over target, manajemen tentu siap memberi evaluasi, dalam koridor positif.(fin/jon)

Editor : parijon
Penulis : Stenly