MalangPost - Jatim Park dan Eco Green Park Terapkan Protokol Kesehatan Pariwisata

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Jatim Park dan Eco Green Park Terapkan Protokol Kesehatan Pariwisata

Senin, 29 Jun 2020, Dibaca : 1356 Kali

BATU  -  Kota Wisata Batu (KWB) siap dikunjungi  wisatawan setelah ‘istirahat’ akibat pandemi Covid-19 sejak Maret lalu. Kota ini juga telah mempersiapkan menuju new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Kesiapan itu ditandai dengan dibukanya kembali dua destinasi  wisata di bawah payung bisnis Jatim Park Grup, yaitu Jatim Park 2 dan Eco Green Park di Jalan Raya Oro-oro Ombo, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Sabtu (27/6/2020). 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meninjau langsung persiapan dibukanya kembali dua destinasi wisata itu. Ia mengatakan, Batu merupakan barometer pariwisata di Jatim. Dengan dibukanya dua obyek wisata di Batu  akan mampu menghidupkan kembali perekonomian khususnya sektor pariwisata.  ‘’Semoga sektor pariwisata bangkit lagi  dan banyak tempat menyusul  segera beroperasi wisata tangguh," harap Dewanti.

 

Dewanti menegaskan dengan wisata tangguh, pengelola wajib mematuhi protokol kesehatan. "Semua harus mengedepankan protokol kesehatan dan patuh. Itu kunci menghentikan sebaran virus,’’ tegas istri Eddy Rumpoko ini.

Persiapan beroperasi kembali JTP2 dan Eco Green Park juga dihadiri Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama. Ia berharap dengan dibukanya kembali dua destinasi di bawah payung Jatim Park Grup Batu,  bisa menjadi pilot project wisata tangguh di Jawa Timur.

"Sebelum re-opening, sudah melalui tahapan verifikasi dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu. Penerapan wisata tangguh merupakan serangkaian upaya yang telah disiapkan manajemen Jatim Park Grup dengan asistensi dari tim gugus tugas," tegas lulusan Akpol 2001 itu.

 

Protokol kesehatan pariwisata yang telah disiapkan di antaranya di mulai dari pintu masuk, entrance tiket hingga di dalam area. Penambahan tempat cuci tangan, penyemprotan disinfektan, dan penyediaan ruang isolasi bagi  pengunjung yang sakit.  Ada thermal scanner untuk mengecek suhu tubuh pengunjung ketikan ramai.

Sementara itu Manager Marketing & PR Jatim Park Grup, Titik S Ariyanto mengatakan, pihak menajemen akan ekstra keras menerapkan wisata tangguh.

"Pengunjung harus patuh dengan protokol kesehatan yang  ditetapkan Jatim Park. Untuk pembelian tiket dialihkan ke layanan online atau melalui mitra JTP. Ini untuk  antisipasi menumpuknya antrian di loket," jelas Titik. 

 

Dijelaskan Titik, sesuai protokol kesehatan pengunjung  diwajibkan mengisi formulir pendaftaran secara online. "Sebelum masuk  lokasi,  harus mengisi riwayat perjalanan, alamat email, nomor handphone, jumlah rombongan anggota keluarga, riwayat kesehatan," kata Titik.

 

Sejak dibuka Sabtu lalu, tingkat kunjungan Jatim Park 2 dan Eco Green Park akan dievaluasi  selama dua pekan. ‘’Kalau sudah sesuai dengan protokol kesehatan, kami akan buka destinasi JTP Grup yang lainnya," ujar dia. (rak)

Editor : Redaksi
Penulis : Malang Post