MalangPost - Janjinya Lancar, Nyatanya Error

Kamis, 13 Agustus 2020

  Mengikuti :

Janjinya Lancar, Nyatanya Error

Rabu, 03 Jun 2020, Dibaca : 3573 Kali

MALANG - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jalur Zonasi SD dan SMP Negeri Kota Malang secara online masih bermasalah, Rabu (3/6) . Padahal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang sudah berjanji perbaiki sistem yang sempat error.

   Baca juga : PPDB Zonasi Kacau, Ratusan Warga Ngluruk Dikbud


Janji Disdikbud itu disampaikan kepada ratusan wali murid Selasa (2/6) lalu saat diluruk warga yang kecewa lantaran tak bisa mendaftarkan anak mereka. Bahkan ketika dipanggil Komisi A DPRD Kota Malang, Disdikbud memastikan PPDB Jalur Zonasi SD dan SMP Negeri secara online sudah lancar. Tapi nyatanya tetap saja bermasalah.

    Baca juga : Disdikbud Pilih Sistem PPDB Tak Aman


Pantauan Malang Post, warga masih saja kecewa. Seperti dialami Ernawati, salah seorang warga yang mendaftarkan anaknya. Sejak hari pertama pendaftaran ia belum berhasil menyelesaikan proses pendaftaran hingga selesai. Data yang ia masukkan selalu tertolak pada proses terakhir saat menyimpan data. “Padahal datanya sudah benar, tapi tetap saja gagal,” keluhnya kepada Malang Post.  


Guru-guru di SMPN 3 Malang tempat anaknya mendaftar juga tidak bisa berbuat banyak. Padahal para guru telah berusaha membantu namun juga gagal. Akhirnya, Ernawati diminta menitipkan data, selanjutnya pihak sekolah akan menyampaikan kesulitan warga kepada Disdikbud.
“Saya sudah mencoba sore (Selasa Sore) hingga jam dua pagi, katanya kalau malam bisa diakses tapi ternyata juga tidak bisa,” ungkap Ernawati.

   Baca juga : Disdikbud Kota Malang Klaim PPDB Lancar


Masalah yang sama juga dialami Agung. Sejak hari pertama hingga kedua PPDB zonasi ia belum rampung melaksanakan pendaftaran secara online. Penyebabnya karena kendala sistem. “Saya sudah melakukan pendaftaran sesuai petunjuk teknis, hingga pada tahapan akhir. Tapi nama anak saya belum tertera direkap siswa yang sudah mendaftar,” kata Agung yang mendaftarkan anaknya di SDN 3 Ciptomulyo Sukun.


Sementara itu, petugas di sekolah melaksanakan tugas sesuai intruksi Disdikbud Kota Malang. Mereka melayani warga yang terkendala perubahan Kartu Keluarga (KK).
Namun demikian, ada juga warga yang berhasil mendaftar anaknya. Di SMPN 3 Malang contohnya. Hingga pukul 11.00 WIB , sudah 129 yang mendaftar, 85 sudah terverifikasi dan 41 pendaftar diverifikasi. (ica/van)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Francisca Angelina