Jambret Ditembak Kedua Kakinya | Malang Post

Rabu, 11 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 26 Sep 2019, dibaca : 1125 , halim, fino

SASARAN ANAK: Tersangka Ribut Sugeng Raharjo dengan kondisi kedua kaki mengalami luka tembak.

MALANG - Pelaku jambret asal Desa Talok Kecamatan Turen, dibekuk Satreskrim Polres Malang, Rabu (25/9). Yakni Ribut Sugeng Raharjo, 31. Bahkan polisi terpaksa melumpuhkan kedua kakinya dengan menyarangkan timah panas. "Tersangka terpaksa kami tembak di kakinya, lantaran berusaha kabur dan melawan petugas ketika akan ditangkap di rumahnya," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda kemarin.
Informasi yang diperoleh, tersangka ditangkap terkait kasus jambret yang terjadi di Jalan Sutrisno Desa Gondanglegi Kulon Kecamatan Gondanglegi. Korbannya adalah Galang Dwi Yulianto, 11, warga setempat. Kejadiannya pada 8 Agustus 2019 lalu sekitar pukul 15.00.
Ceritanya, sore itu korban sedang bermain HP Redmi di depan rumahnya. Kemudian datang tersangka dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU N-3543-IS. Melihat tersangka sendirian, tersangka langsung turun dari motor dan menghampiri korban.
Tersangka kemudian merampas HP milik korban dan langsung kabur ke jalan raya. Karena tidak terima, korban mengadu kepada orang tuanya. Selanjutnya orang tua korban melaporkan kasusnya ke polisi. "Dari laporan itulah, kami melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka di rumahnya," tutur Adrian.
Saat diperiksa, tersangka mengaku aksi jambret itu dilakukan seorang diri. Tersangka mengatakan kalau dirinya sudah tiga kali melakukan perampasan di wilayah Kecamatan Gondanglegi. Semua korbannya adalah anak-anak yang sedang bermain HP di depan rumah.
"Semua HP hasil rampasan langsung saya jual ke konter. Masing-masing saya jual Rp 450 ribu dan hasilnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga," terang Ribut.
Bapak satu anak ini, juga mengatakan kalau dirinya tidak sekali ini berurusan dengan polisi. Pada tahun 2017 lalu, dia pernah ditahan karena mencopet HP. "Saya baru bebas pada bulan Maret 2019 lalu. Saya nekat menjambret karena butuh uang," katanya.(agp/lim)
 



Rabu, 11 Des 2019

Kabur Demi Nikahan Anak

Loading...