Jalur Klemuk Tertutup untuk Truk Besar | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 11 Okt 2019, dibaca : 816 , vandri, kris

BATU - Dinas Perhubugan (Dishub) dan warga Songgoriti gerah juga portal di jalur Klemuk sering diterobos. Kemarin kembali perbaiki portal setinggi dua meter  agar tak lagi diterobos pengendara. Portal juga dilengkapi kawat berduri.
Sebelumnya dalam bulan September lalu tercatat tiga kali pengendara menerobos portal di jalan alternatif Kota Batu dengan Pujon itu.  "Kami bersama masyarakat memperbaiki portal yang bengkok akibat diterobos kendaraan. Perbaikan portal dilakukan agar kendaraan besar tak lagi melintas di jalur rawan laka Klemuk," jelas  Kabid Lalin Dishub Kota Batu Hariadi kepada Malang Post, Jumat (11/10).
Lebih lanjut ia menjelaskan, sebelumnya portal yang telah bengkok dikhawatirkan ambruk akibat ditabrak. Karena itu dengan gotong royong pihaknya bersama masyarakat memperbaiki protal Klemuk.
Setelah dilakukan perbaikan, Hariadi berharap pengendara lebih tertib aturan lalu lintas. Karena jika pengemudi memaksakan kehendak untuk menerobos portal setinggi 2 meter dikhawatirkan terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban.
"Demi keselamatan bersama, kendaraan yang tingginya lebih dari 2 meter tidak melalui jalur alternatif Klemuk. Tapi bisa melalui jalur Payung," paparnya.
Dalam pelaksanaanya, Dishub memperbaiki dengan portal permanen. Yakni besi portal diisi dengan semen cor untuk yang vertikal. Sedangkan untuk yang horinzontal diperbesar diameter besi dan diberi kawat duri.
"Dengan perbaikan konstruksi itu kami harap kendaraan dengan tinggi lebih dari dua meter yang memaksa melewati jalur akan tersangkut dan berhenti langsung. Jika memaksa kendaraan akan tergores oleh kawat duri," pungkasnya. (eri/van)



Loading...