Jalanan Jadi Sungai, Mobil Hanyut di Kota Malang

Selasa, 02 Juni 2020

  Mengikuti :


Jalanan Jadi Sungai, Mobil Hanyut di Kota Malang

Senin, 10 Feb 2020, Dibaca : 2580 Kali

MALANG - Banjir di Kota Malang, Senin (10/1) menyebabkan sejumlah ruas jalan menjadi sungai. Tak hanya menyebabkan kemacetan, banjir juga mengakibatkan salah satu mobil Mitsubishi Lancer Tahun 1986 hanyut ke sungai. Peristiwa itu terjadi di Jalan Simpang Piranha Atas, banjir merendam hingga setinggi perut dewasa.
Ketua RT 6 RW 2 Kelurahan Tunjungsekar Danar Danuarsya mengatakan, kawasan Simpang Piranha memang sering terjadi banjir apabila hujan deras, namun yang paling parah. Menurutnya ini merupakan banjir kiriman, akibatnya sungai di daerah itu meluap.
“Keberadaan sungai memang lebih tinggi dari pada komplek akibatnya apabila sungai meluap otomatis kampung ini terendam banjir,” kata Danar, Kepada Malang Post saat berada di lokasi banjir.
Sementara itu, mobil hanyut dikarenakan ada tembok pembatas antara Perum Piranha Vilage Kavling 5 dengan sungai yang roboh. Disinyalir debit air sungai yang meluap mengakibatkan arus banjir yang deras membuat tembok pembatas tersebut roboh. Sedangkan mobil yang parkir dekat tembok ikut terbawa arus. Kemudian jatuh ke sungai hingga terbawa arus 100 meter hingga akhirnya mobil nyangkut di salah satu jembatan RT 5 RW 2.
Bambang Sugiantoro warga Perum Piranha Vilage sekaligus pemilik mobil tersebut mengatakan, banjir mulai terasa di waktu menjelang Magrib.  
“Saya melihat depan rumah itu ada barang – barang perabotan rumah tangga seperti helm, dispenser, panci dan lainnya ikut terbawa banjir. Waktu itu banjir sekitar perut dewasa, selanjutnya beberapa waktu kemudian tembok roboh dan mobil saya ikut hanyut,” kata Bambang, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengatakan, bahwa hujan deras yang terjadi di beberapa wilayah Kota Malang, hingga menyebabkan air sungai meluap.
“Banjir yang melanda Kota Malang ini membuat banjir diwilayah jalan Soekarno Hatta, Jalan Ahmad Yani, dan Fly Over Arjosari,” tegasnya.
Tak hanya di kawasan itu saja, sore hari , kawasan Sardo di Jalan Simpang Gajayan juga terendam air. Ali menambahkan, untuk mobil yang hanyut di daerah Piranha Atas saat ini masih dalam proses evakuasi.
“Kami masih berupaya untuk mengangkat mobil tersebut hari ini supaya banjir tidak semakin meluap akibat tersumbatnya aliran air sungai karena mobil itu,” pungkasnya. (mp4/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Agiem Cristian