Jaga Komunikasi, Menyempatkan Sarapan Dengan Keluarga - Malang Post

Jumat, 22 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 16 Sep 2019, dibaca : 348 , udi, ira

SELAMA berkarir politik, Sanusi memang sangat menjiwai tugasnya. Terlebih saat menjadi Wakil Bupati Malang, Sanusi lebih memprioritaskan pekerjaan dibandingkan dengan keluarga.
"Bukan berarti keluarga tidak prioritas. Tetap prioritas. Hanya saja, karena ada kepentingan yang lebih besar sehingga itu yang diutamakan," kata Sanusi.
Kesibukannya pun diterima keluarganya dengan baik. Semuanya memahami pekerjaan Sanusi. Tidak terkecuali sang istri, Hj Anis Zaidah. "Alhamdulillah semua mengerti dan mendukung. Jadi saat saya menjalankan tugas, mereka selalu mengizinkan," ungkapnya.
Kendati sering di luar rumah, komunikasi dengan keluarga tetap dilakukan. Berbekal alat komunikasi, Sanusi dapat berbicara sepuasnya baik dengan anak dan istrinya dalam waktu kapan pun. "Kalau ada di rumah saya menyempatkan diri sarapan yang dimasakkan istri sebelum berangkat kerja," kata Sanusi.
Menu yang paling disuka adalah pecel terong dan tempe goreng. Dua menu itu harus selalu ada setiap hari di rumahnya. Tentang hobi, Sanusi tersenyum. Dia dulu memiliki hobi yang cukup ekstrem, yaitu off road. Tapi hobi itu jarang dilakukan sekarang, lantaran sibuk. "Sekarang hobinya mengkoleksi burung. Nach ini ada burung namanya Janggal Papua, selalu berbunyi pukul 02.00. Saat burung itu berbunyi, saya selalu terbangun,’’ tuturnya
Meski memiliki kesibukan luar biasa, Sanusi selalu bangun pukul 03.30. Dia memulai harinya dengan salat Tahajud, kemudian mengaji hingga Subuh. Setelah salat Subuh, berolahraga. ‘’Setiap hari jalan kaki keliling di area rumahnya. Setelah berolahraga, bersiap berangkat kerja,’’ tambahnya.
Apakah tidak lelah? Sanusi menggelengkan kepala. Dia merasa tidak lelah dengan pekerjaannya, karena tidak pernah membuat pekerjaannya sebagai beban. Dia mengerjakan pekerjaan dengan tulus. "Kalau kita menganggap pekerjaan sebagai beban, hasilnya tidak maksimal,dan kita hanya mendapatkan lelah saja," pungkasnya. (ira/udi)



Minggu, 17 Nov 2019

Anak 9 Tahun Dimangsa Tetangga

Loading...