Jadi TOD, Integrasikan dengan Wisata Heritage | Malang Post

Senin, 09 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 25 Sep 2019, dibaca : 357 , aim, amanda

MALANG - Executive Vice President PT KAI Daops 8 Surabaya, Suryawan Putra Hia menjelaskan, pembangunan tahap I tersebut diharapkan bisa selesai tepat waktu. Sehingga, mempermudah masyarakat untuk menggunakan layanan moda transportasi kereta api pada momen hari besar.
“Kami berharap, bisa selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sehingga, angkutan lebaran bisa terlayani dengan baik,” kata dia.
Terkait lini bisnis PT KAI (Persero) diluar bisnis transportasi, yakni yang meliputi kios-kios yang ada di kanan kiri Stasiun Malang yang sekarang, pihaknya tidak ingin memberikan jawaban. Menurutnya, harga sewa yang ada bermacam-macam, tergantung luasan dan pemanfaatannya. “Ada formula khusus untuk penghitungan bisnisnya,” kata dia.
Ia menegaskan, masih ingin fokus terhadap peningkatan pelayanan masyarakat di bidang transportasi. “Kami ingin fokus untuk meningkatkan pelayanan di Stasiun Malang. Untuk pengembangan bisnis, kami akan ikuti perkembangan ke depan,” tegas dia.
Meski demikian, tidak menutup kemungkinan, kawasan sekitar Stasiun Malang tersebut akan dijadikan kawasan Transit Oriented Development (TOD) untuk mendukung geliat pariwisata di Kota Malang.
“Bisa jadi TOD wisata. Masyarakat tidak hanya main ke Stasiun Malang saja, tapi bisa menikmati wisata dan arsitektur stasiun yang khas,” tandas dia.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menilai, upaya pengembangan stasiun baru tersebut menjawab keresahan masyarakat Kota Malang yang sering mengalami kepadatan lalu lintas di kawasan depan stasiun. “Mudah-mudahan, pada aakhir tahun ini atau awal tahun depan bisa terurai,” kata dia.
Menurutnya, pembangunan stasiun baru semakin mendukung Malang Heritage Destination. Sehingga, wajah stasiun lama yang menjadi bagian dari heritage semakin terlihat jelas. “Jadi, wisatawan bisa menikmati suasana heritage yang ada di Kota Malang. Kami juga sudah siapkan jalur khusus untuk wisatawan untuk menikmati wisata heritage dari Kayutangan hingga stasiun,” tandas dia.(tea/aim)



Loading...